Pilkada 2017

Ribuan Warga Sabang Tidak Memilih

FOTO | ILUSTRASIIlustrasi
A A A

SABANG - Sebanyak ribuan dari 24.634 warga pada daftar pemilih tetap (DPT) yang tersebar di 65 tempat pemungutan suara (TPS), dua kecamatan se-Kota Sabang,Aceh tidak memilih pada pilkada serentak 15 Februari 2017.

Infomasi yang dihimpun Antara di dilapangan dari berbagai pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pilkada serantak periode 2017-2022 ribuan warga Sabang tidak memilih dan bahkan ratusan undangan atau formulir C6 yang dibagikan KPPS tiga hari lalu kepada pemilih akan dikembalikan ke KIP Kota Sabang.

"Di Kecamatan Sukajaya tidak kurang dari 900 undangan tidak ada pemilih dan fom C6 itu akan dikembalikan ke KIP," kata sumber terpecaya di lokasi yang tidak ingin namannya ditulis.

Ada pun jumlah pemilih sesuai dengan DPT sebanyak 24.634 calon pemilih, tersebar di 65 TPS, 18 desa dan dua kecamatan se-Kota Sabang diantaranya, Sukajaya 31 TPS, 10 desa berjumlah 12.621 pemilih dan Kecamatan Sukakarya 34 TPS, 8 desa jumlahnya 12.433 pemilih.

Sejumlah warga Sabang di Banda Aceh, Selasa menyatakan, mereka tidak bisa pulang untuk memilih pasangan calon gubernur dan wagub Aceh dan wali Kota-wakil wali kota karena tidak adanya kapal yang berangkat dari Banda Aceh ke Sabang.

Salah satu anggota PMI Kota Sabang Samsul menyampaikan, ia bersama sejumlah temannya ke Banda Aceh pagi (Selasa, 14/2) menggunakan jasa pelayaran Kapal KMP BRR mengantar jenazah warga Surabaya yang meninggal di Sabang, Senin (13/2) dan jenazah tersebut dipulangkan ke kampung asal, Surabaya, Jaya Timur.

"Saya dan teman-teman PMI mengantar jenazah warga Surabaya yang meninggal di Sabang dan tadi kelamaan di cargo pesawat, begitu selesai kami langsung ke Pelabuhan Ulee-Lheue untuk kembali ke Sabang," katanya.

Angkutan jadi masalah

Samsul menjelaskan, setiba di Pelabuhan Ulee-Lheue Banda Aceh tidak ada lagi kapal yang berangkat dari Banda Aceh-Sabang.

"Saya sudah mendapat undangan untuk memilih, karena tidak ada lagi kapal yang berangkat tidak bisa pulang gagal memilihnya," ujarnya.

Pekerja sosial itu juga menammbahkan, di Pelabuhan Ulee-Lheue, Banda Aceh lebih seratusan warga Sabang yang terdiri atas mahasiswa dan masyarakat lainnya tidak bisa pulang untuk memilih, karena tidak adanya kapal yang berlayar.

"Sayang, sangat banyak warga masyarakat Sabang tidak bisa memilih karena cuaca kurang bersahabat. Padahal warga antusias untuk memilih, buktinya warga Sabang di Banda Aceh mau pulang hanya untuk memilih," katanya lagi.

Kemudian, KIP Kota Sabang juga sudah menentukan pemungutan suara pemilihan kepala daerah serentak yang dimulai dari pukul 08:00 sampai dengan pukul 14:00 WIB dan pungut hitung akan dimulai setelah selasainya pemilihan tersebut.

Ada pun ketiga pasangan calon wali kota Sabang periode 2017-2022 meliputi, pasangan Izil Azhar dan Anwar (nomor 1), Zulkifli H Adam dan Zulwanda (nomor 2) dan pasangan Nazaruddin dan Suradji Djunus (nomor 3).

Pasangan Izil Azwar dan Anwar maju melalu jalur perseorangan (independen), Zulkifli H Adam dan Zulwanda diusung partai, PKS, PPP, NasDem, PAN, PNA, PDI-P dan PBB lalu, Nazaruddin dan Suradji Djunus disusung Partai Aceh, Golkar, Demokrat, PKB dan Gerindra.

Sumber:ANTARA
Rubrik:Aceh

Komentar

Loading...