Ribuan Warga Lingke dan Tibang Zikir dan doa bersama Illiza-Farid

dsc_0368
A A A

dsc_0191 dsc_0193 dsc_0207 dsc_0216 dsc_0217 dsc_0225 dsc_0234 dsc_0244 dsc_0252 dsc_0259 dsc_0262 dsc_0264 dsc_0271 dsc_0285 dsc_0289 dsc_0293 dsc_0299 dsc_0309 dsc_0329 dsc_0345 dsc_0348 dsc_0352 dsc_0368 dsc_0373 dsc_0381BANDA ACEH — Ribuan warga gampong Lingke dan gampong Tibang kecamatan Syiah Kuala Kota Banda Aceh larut dalam zikir dan doa bersama yang digelar di lapangan gampong tersebut, Senin (26/12).

Turut hadir pada kegiatan itu pasangan calon walikota dan wakil walikota Banda Aceh periode 2017-2022, Hj. Illiza Sa’aduddin Djamal dan Farid Nyak Umar.

Juga terlihat hadir Anggota DPRK Banda Aceh Daniel Abdul Wahab, Bunyamin, serta tokoh-tokoh masyarakat dan ulama.

Illiza dalam sambutannya mengajak warga kota Banda Aceh mensyukuri atas segala nikmat yang Allah berikan, sehingga 12 tahun setelah musibah gempa dan tsunami masih diberikan kesempatan untuk berbuat baik. Apalagi menurutnya, kedua gampong ini juga yang terparah dilanda tsunami.

“Gampong Lingke dan Tibang 12 tahun lalu luluhlantak dihantam tsunami, kita berdoa kepada Allah semoga para syuhada diberikan tempat yang layak di syurganya,”tambah Illiza.

Illiza juga menyampaikan apresiasi kepada warga Banda Aceh, khususnya warga Lingke dan Tibang yang telah berupaya bangkit pasca musibah gempa dan tsunami 26 Desember 2004 silam, sehingga kondisi Banda Aceh hari ini sudah semakin baik.

“Alhamdulillah setelah gempa dan tsunami meluluhlantkan kota kita, dan kita bersabar untuk itu sehingga telah Allah ganti dengan kondisi kota yang lebih baik,   ”katanya  lagi.

Illiza mengatakan kota Banda Aceh hari ini menjadi pusat pembelajaran bagi dunia terkait bagaimana bangkit setelah bencana. Ia menyebutkan cepatnya masyarakat Aceh bangkit tidak terlepas dari keimanan yang mereka miliki.

Fotografer:AK Jailani
Sumber:Rel
Rubrik:Aceh

Komentar

Loading...