Punya Masalah dengan Teman Kantor Bisa Picu Hipertensi

FOTO | ISTIMEWAIlustrasi
A A A

Selama ini, banyak orang yang berpikir bahwa hipertensi hanya disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat seperti konsumsi makanan instan atau cepat saji yang berlebihan. Padahal, ada banyak faktor risiko yang dapat memicu penyakit ini tanpa kita sadari.

Salah satunya adalah faktor psikososial. Sebelum membahas lebih lanjut, perlu Anda ketahui bahwa hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan gangguan pada sistem peredaran darah yang dapat menyebabkan tekanan darah di atas nilai normal, yaitu melebihi 140 / 90 mmHg.

Keterkaitan hipertensi dengan kondisi psikososial seseorang tidak terlepas dari tingkat stres atau beban pikiran yang selama ini mereka pendam. Hal ini sempat dijelaskan secara gamblang oleh dr. Paskariatne Probo Dewi Yamin, SpJP.

“Stres itu kalau dibiarkan terus-menerus akan memicu hipertensi. Terutama stres yang disebabkan oleh masalah pekerjaan. Misalnya ketika seseorang punya masalah dengan rekan kantor yang akhirnya menumpuk dan menjadi beban pikiran,” ungkap dr. Paska, saat ditemui Okezone, di bilangan Jakarta Selatan, Jumat(22/2/2019).

Maka dari itu, bila seseorang memiliki masalah dengan rekan kerja mereka, sebaiknya segera diselesaikan secara baik-baik. Namun, Paska tidak memungkiri bahwa tidak semua masalah bisa langsung diselesaikan, dan kembali lagi kepada pertimbangan masing-masing.

Jika belum memiliki waktu yang tepat untuk membahasnya, lebih baik meredam atau menguasai diri sendiri agar masalah tersebut tidak menjadi beban pikiran.

“Intinya kita harus tahu bagaimana mekanisme mengatasi stres itu sendiri. Bisa dengan menenangkan atau mengendalikan diri, pokoknya jangan sampai terbawa pikiran sehingga tensi kita naik,” kata Paska.

Hal senada juga diungkapkan oleh dr. Djoko Wibosono, SpPS-KGH, Ketua Panitia 13th Scientific Meeting of Indonesian Society of Hypertension (InaSH) 2019. Menurutnya, ada satu cara ampuh dan praktis untuk menurunkan tingkat stres, tanpa harus merogoh kocek yang berlebih.

“Jawabannya adalah olahraga rutin. Jika tubuh kita rutin berolahraga, maka akan menghasilkan hormon endorfin yang membuat tubuh merasa lebih segar dan lebih riang. Tidak perlu repot-repot mengunjungi tempat fitnes, cukup jalan kaki di sekitar rumah sambil ngobrol dengan teman atau pasangan,” tutup dr. Djoko.

Sumber:okezone.com
Rubrik:Kesehatan

Komentar

Loading...