Diduga Langgar Aturan

PT SIM Turunkan Harga Tiket Kapal Cepat

FOTO | Jalaluddin ZkyRapat
A A A

SABANG – Setelah digempur sejumlah media beberapa hari terakhir, terkait adanya dugaan pelanggaran yang dilakukan PT Samudra Inti Makmur (PT SIM), dalam pengoperasian kapal cepat yang melayani pelayaran Balohan Sabang – Ule Lheue Banda Aceh, akhirnya pihak PT SIM berjanji akan menurunkan harga tiket.

Sejumlah awak media yang bertugas liputan di pulau Sabang, Selasa lalu mendatangi pengelolan kapal cepat Ekpress Bahari Grup di Balohan Sabang, namun dalam pertemuan awak media dengan Rudi, selaku pejabat sementara cabang Balohan yang bersangkutan mengaku tidak mengatahui persoalan harga tiket kapal tempat ia bekerja.

Pejabat yang dipersiapkan sebagai kepala operasional pelayanan cabang Balohan Sabang Teuku Muhammad Reza, saat ditanya awak media dikabarkan sedang tidak di Sabang dan sedang di Banda Aceh. Tetapi, tidak lama berselang mantan pekerja pelayan warung kopi itu, tiba-tiba muncul dengan kesan tidak mau tau.

Pada Rabu (25/07/18) sejumlah pejabat terkait baik dari Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Aceh, Dinas Perhubungan Kota Sabang, Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Sabang, Ombudsman dan pengelolan kapal cepat melakukan pertemuan untuk menyelesaikan persoalan harga tiket kapal cepat yang dinilai terlalu mahal.

Anggota DPRK Sabang Albina Arahman, dikonfirmasi media ini usai melakukan pertemuan Dishub Provinsi Aceh, Dishub Kota Sabang, Ombusdman dan pengelola kapal cepat dia mengatakan hasil dari pertemuan tersebut bahwasanya, pihak pengelola kapal cepat sepakat menurunkan harga tiket khususnya bagi masyarakat Sabang.

“Hasil dari pertemuan dengan Dishub Aceh, Dishub Kota Sabang, Ombudsmas dan pengelola kapal cepat telah disepakati bahwa, harga tiket kapal cepat akan diturunkan dari harga selama ini. Penurunan tersebut, hanya khusus bagi penumpang yang ber-kartu Tanda Penduduk Sabang saja,” kata Albina.

Dijelaskan, pertemuan menyangkut penurunan harga tiket kapal cepat tersebut, setelah awak media memberitakan atas keluhan masyarakat terhadap mahal harga tiket kapal cepat. Mudah-mudahan hasil pertemuan itu segera dapat diberlkukan, sehingga masyarakat dapat merasakan nikmat dari subsidi pemerintah kepada perusahaan swasta.

Hadir pada pertemuan itu antara lain Junaidi perwkilan Dishub Aceh, Kadishub Kota Sabang Iskandar, anggota DPRK Sabang Albina Arahman (PKS) dan Magdalina (PA), General Manager (GM) PT SIM Albert dan dua orang dari perwakilan Ombudsman, jelas Albina.

Sementara itu Walikota Sabang Nazaruddin, menambahkan selaku kepala daerah dirinya mendesak manajemen PT SIM agar segera menurunkan harga tiket kapal cepat rute Sabang – Ule Lheue Banda Aceh dan sebaliknya. Hal itu, untuk meringankan masyarakat Sabang, yang selama ini merasa sangat mahal harga tiket kapal cepat.

Pun begitu, dari laporan yang diterimanya bahwa hasil rapat dengan instansi terkait termasuk Ombudsman, yang dilaksanakan di Banda Aceh telah disepakati harga tiket kapal cepat segera diturunkan sesuai dengan permintaan masyarakat Sabang selama ini, kata Nazaruddin, Rabu (25/07/18) yang sedang mengikuti pertemuan Walikota seluruh Indonesia dengan Presiden RI di Jakarta.

Disebutkan, dilihat dari jarak tempuh harga tiket kapal cepat selama ini sangat tinggi, maka diharapkan PT SIM dapat merujuk pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 104 Tahu 2017 Tentang Penyelenggaraan Angkutan Penyeberangan yang mengatur terkait tarifnya.

“Menyangkut mahalnya harga tiket kapal cepat masyarakat Sabang, tidak perlu khawatir lagi pemerintah telah berupaya melakukan koordinasi. Dan hasilnya, pihak PT SIM bersedia menurunkan tarif harga tiket kapal cepat, penyeberangan Balohan Sabang – Ule Lheue Banda Aceh, khususnya bagi penumpang yang ber-KTP Sabang,” terangnya.

Pihak PT SIM selaku pengelola kapal cepat menjelaskan akan merencanakan penurunan harga tiket class eksekutif dari harga Rp80.000- menjadi Rp60.000,- khususnya bagi penumpang yang ber-KTP Sabang.

“Kami kan mempertimbangkan solusi yang telah dirembuk, dengan pihak-pihak terkait namun, kami juga akan melakukan uji kelayakan terlebih dahulu terkait rencana penurunan harga tiket itu sendiri,” jelas GM PT SIM Albert.

Penulis:Jalaluddin Zky
Kode:47
Rubrik:Aceh

Komentar

Loading...