Ghazali Abbas:

PPP Tetap Berlambang Ka’bah

FOTO | ISTIMEWADrs.Tgk.H.Ghazali Abbas Adan | Mantan Anggota MPR/DPR RI Fraksi PPP 1992-2002
A A A

Dalam dirkursus lain dapat juga dikatakan ini adalah proses bersih-bersih dalam tubuh dan rumah tangga PPP. Niscaya Kakbah yang menjadi lambang dan Islam sebagai asas/dasar hidup dan perjuangan PPP, benar-benar termanifestasi di setiap detak jantung dan derap langkah semua kader PPP dalam kehidupan berbangsa dan bernegara

Drs. H. Ghazali Abbas Adan Mantan Anggota MPR/DPR RI Fraksi PPP 1992-2002

ACEH - Mantan Anggota MPR/DPR RI Fraksi PPP 1992-2002, Drs Ghazali Abbas Adan mengatakan musibah yang menimpa Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy atau akrab disapa Romi haruslah dapat diambil hikmahnya dan dijadikan pelajaran oleh semua pimpinan dan kader PPP.

Hendaknya ke depan mereka benar-benar bersih dalam kiprah politik, berperilaku amanah dan jujur ketika mendapat amanah, baik sebagai pemimpin partai maupun ketika di kursi parlemen di semua tingkatan.

“Dalam dirkursus lain dapat juga dikatakan ini adalah proses bersih-bersih dalam tubuh dan rumah tangga PPP. Niscaya Kakbah yang menjadi lambang dan Islam sebagai asas/dasar hidup dan perjuangan PPP, benar-benar termanifestasi di setiap detak jantung dan derap langkah semua kader PPP dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” kata Ghazali Abbas.

Di sisi lain dirinya juga berhusnuzzan dengan somasi YARA yang mengusulkan penggantian Ka'bah dari lambang PPP. Di mana YARA menghendaki agar hidup dan perjuangan PPP benar-benar sesuai dengan kemuliaan dan keagungan Kakbah sebagai lambang serta Islam sebagai asas/dasar sebagaimana AD/ART-nya dan ia pun menghendaki demikian.

“Menurut saya ketika sudah terjadi musibah demikian terhadap PPP, jangan juga dinafikan dan dilupakan, bahwa PPP yang berlambang Ka'bah dengan asas/dasar Islam itu, sekecil apapun sudah pernah berbuat untuk kemaslahatan rakyat Indonesia, khususnya rakyat Aceh,” jelas Ghazali Abbas.

Ghazali Abbas mengungkapkan satu ketika, pada masa-masa Aceh dalam haru-hara dengan berbagai status, justru PPP melalui wakil-wakilnya di parlemen Senayan tampil perkasa dan berbicara lantang membela hak-hak rakyat Aceh. Kala itu Fraksi PPP DPR RI juga yang mengusulkan kepada Pimpinan DPR RI untuk membentuk Tim Pencari Fakta (TPF) kekerasan di Aceh dan juga Papua, yang berakhir dengan pencabutan status Daerah Operasi Militer (DOM) di Aceh.

“Ketika Aceh berlaku DOM, anggota fraksi PPP selalu berbicara lantang membela hak-hak rakyat Aceh di Senayan bahkan sampai Walk Out ketika aspirasi rakyat Aceh tidak di gubris. Selain itu atas penunjukan langsung oleh Ketua Umum PPP, saya juga termasuk sebagai anggota Tim Pencari Fakta atas kekerasan yang terjadi di Aceh. Ini menjadi bukti bahwa PPP juga pernah berbuat untuk rakyat Aceh,” jelas Ghazali.

Dengan fakta ini tambah Ghazali Abbas janganlah musibah yang menimpa Romi itu, dosanya dilimpahkan pula kepada PPP sebagai institusi politik yang berlambang Ka'bah dan berasas Islam. Musibah Romi sepenuhnya dipercayakan kepada KPK dan aparat penegak hukum.

“Saya masih optimis hasil bersih-bersih oleh KPK dapat diambil hikmah dan pelajaran bagi pimpinan dan semua kader PPP dan niscaya ke depan setiap detak jantung dan langkahnya sesuai dengan kemuliaan dan keagungan Ka'bah sebagai lambang dan asas Islam sebagai dasar perjuangannya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara di Indonesia, insya Allah,” pungkas Ghazali Abbas Ad

Laporan:Murdani Tijue
Rubrik:Aceh

Komentar

Loading...