Plt Gubernur Aceh Minta Setiap Laporan Pilkada Direspons

FOTO | ISTIMEWAPelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh Soedarmo
A A A

BANDA ACEH - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh Soedarmo meminta Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Aceh merespons setiap laporan mengenai Pilkada Gubernur/Wakil Gubernur 2017 yang masuk ke lembaga tersebut.

"Saya minta Panwaslih Aceh dapat bekerja lebih cepat guna menindaklanjuti setiap laporan pelanggaran baik yang disampaikan masyarakat, tim sukses dan juga pasangan calon," kata Soedarmo di Banda Aceh, Selasa.

Pernyataan itu disampaikan di sela silaturahmi pelaksanaan Pilkada Aceh Damai yang turut dihadiri pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, unsur Forkopimda Aceh, KIP Aceh dan Panwaslih yang berlangsung di Restoran Pedopo Gubernur Aceh.

Menurut dia, berbagai laporan yang masuk tersebut harus dapat segera diselesaikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku seperti adanya alat bukti dan fakta yang akurat untuk ditindaklanjuti.

"Kami sebagai Plt Gubernur Aceh terus mendorong agar Panwaslih di setiap jenjang dapat bekerja optimal untuk menindaklanjuti setiap laporan pelanggaran yang masuk," katanya.

Ia juga meminta seluruh Panwaslih di berbagai tingkatan untuk tetap menjaga netralitas dalam melaksanakan tugas sebagai pengawasan dalam pesta demokrasi yang akan berlangsung 15 Februari 2017.

"Saya minta Panwaslih Aceh dan kabupaten/kota bekerja lebih optimal dalam menindaklanjuti setiap laporan pelanggaran Pilkada yang dilaporkan oleh masyarakat, tim sukses dan pasangan calon," katanya.

Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh periode 2017-2022 diikuti enam pasangan calon masing-masing Tarmizi A Karim-T Machsalmina Ali, Zakaria Saman-T Alaidinsyah, Abdullah Puteh-Sayed Mustafa Usab, Zaini Abdullah-Nasaruddin, Muzakir Manaf-TA Khalid dan Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah.

Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh 2017-2022 digelar 15 Februari 2017. Pemilihan tersebut digelar serentak dengan pemilihan 20 bupati/wali kota dan wakilnya dari 23 kabupaten/kota di Provinsi Aceh.

Sumber: ANTARA
Rubrik: Aceh

Komentar

Loading...