Hasrat masyarakat di wilayah tengah Aceh untuk pemekaran Provinsi Aceh Leuser Antara (ALA) kian masif. Bermacam upaya untuk proses percepatan lahirnya Provinsi ALA terus dilakukan, baik itu dari kalangan pimpinan daerah, tokoh pejuang, aktivis, mahasiswa hingga reje Kampung di wilayah tengah tersebut. Sejumlah pemuda memasang pamplet yang bertuliskan Kantor Bupati Bener Meriah Provinsi ALA yang dipasang persis didepan kantor Bupati Bener Meriah. Kamis ( 24/9/2020).

Tengah Malam

Plt Gubernur Aceh Cek Ruang Isolasi Khusus di RSUDZA

HUMAS DAN PROTOKOL SETDA ACEHPlt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah didampingi Istri Dyah Erti Idawati dan Sekretaris Daerah Aceh, Taqwallah, meninjau tempat isolasi mandiri paramedis dan masyarakat yang dinyatakan positif Covid-19 dengan status orang tanpa gejala (OTG) di Asrama Haji Emberkasi Aceh, Banda Aceh, Minggu malam, (2/8/2020).
A A A

BANDA ACEH- Tengah malam bukan alasan bagi Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, untuk menunda suatu pekerjaan yang urgen dan mendesak.

Jarum jam menunjukkan pukul 23.00 WIB, Minggu (2/8/2020) dan Nova tiba di kawasan bangunan lama RSUDZA Banda Aceh.

Orang nomor satu Aceh itu datang mengecek sejumlah ruangan yang sedang dipersiapkan sebagai tempat isolasi khusus atau tempat perawatan pasien Covid-19, yang tak tertampung lagi di ruang perawatan RICU dan Pinere RSUDZA.

“Kita semua harus fokus menanggulangi dan mengantisipasi lonjakan pasien Covid-19, ” katanya kepada para pejabat yang ikut mendampinginya.

Usai memeriksa sejumlah bangsal perawatan yang sedang dibenahi itu, Nova meminta Direktur RSUDZA mempercepat proses pembenahan ruangan yang sudah lama tak terpakai itu menjadi tempat isolasi atau perawatan pasien Covid-19.

Segala fasilitas yang dibutuhkan harus segera dilengkapi, seperti tempat tidur, kamar mandi, lampu, dan pengecatan kembali agar terlihat indah.

“Meski bangunan lama namun harus tampak bersih, rapi, indah dan estetis, serta nyaman bagi pasien yang diisolasi atau dirawat di sini,” pesannya.

Selanjutnya Nova menjelaskan, peningkatan jumlah kasus positif Covid-19 belakangan ini harus diantisipasi dengan mempersiapkan tambahan ruangan isolasi dan perawatannya.

Nova menilai, penyebaran virus corona tidak boleh dianggap remeh oleh siapapun. Sudah banyak korbannya dan bahkan ada yang tak tertolong, meninggal sebagai korban Covid-19, ujarnya.

Sebelumnya, Minggu pagi (2/8/2020), puluhan prajurit TNI dari Kodam Iskandar Muda diturunkan untuk membersihkan dan membenahi sejumlah ruangan tersebut, sehingga layak dijadikan tempat isolasi pasien Covid-19.

Personil Kodam IM mengeluarkan barang-barang bekas di setiap ruangan. Mulai dari lemari, meja, tempat tidur, dan berbagai peralatan medis lainnya.

Kedatangan Nova tengah malam untuk melihat langsung kondisinya, usai dibersihkan dan dirapikan kembali oleh prajurit TNI.

Pembenahan ruangan itu akan dilanjutkan oleh para prajurit Sapta Marga itu hingga Senin (3/8).

Usai meninjau di RSUDZA, Plt Gubernur Nova bergerak tempat isolasi pasien Covid-19 di Asrama Haji Aceh. Asrama Haji Aceh digunakan sementara sebagai tempat isolasi masyarakat dan tenaga medis dengan status Orang Tanpa Gejala (OTG) positif Covid-19.

Per hari ini (2/8), sudah ada 30 orang positif Covid-19 dengan status Orang Tanpa Gejala (OTG) yang diisolasi di Asrama Haji Aceh itu.

Pada kesempatan itu, Nova meminta agar SKPA terkait memperhatikan segala kebutuhan pasien. Semua pihak bekerjasama dalam menghadapi dan menanggulangi Covid-19.

Pada kunjungan kerja tengah malam hingga dini hari, Senin (3/8) itu, Plt Gubernur Nova didampingi istrinya, Dyah Erti Idawati, Sekretaris Daerah Aceh, Taqwallah, Asisten Bidang Administrasi Umum Sekda Aceh, Bukhari, Wakil Direktur RSUDZA, Endang Mutiawati, Kepala Biro Humas dan Protokol, Muhammad Iswanto, Kepala Biro Umum, Akmil Husen, dan Kepala Biro Isra, Zahrol Fajri.

Rubrik:PEMDA ACEH

Komentar

Loading...