Jalan akses menuju Samar Kilang Kecamatan Syiah Utama, Kubupaten Bener Meriah lumpuh total akibat longsor dan pohon tumbang.“Mungkin kejadianya tadi malam, soalnya kemaren sore anggota saya pulang jalannya masih baik-baik saja," ungkapnya. Munurut Mustakim, longsor tersebut menimpa separuh badan jalan dengan panjang mencapai 17 meter, namun pohon-pohon dari atasnya tumbang dan menutup badan jalan sehingga jalan tersebut tidak dapat dilalui untuk saat ini.

Kasus Positif COVID-19 Kembali Meningkat

Pimpinan Ponpes Minta Perhatian Tim Gugus Tugas

SAMSUDINPimpinan pondok pesentren Nurul Huda, Tgk Almuzani
A A A

BENER MERIAH - Sejak Pemerintah Aceh kembali mengizinkan dayah atau pondok pesantren beraktivitas kembali dengan ketentuan harus menerapkan protokol kesehatan secara Covid-19. Sejak dari itu pula dayah-dayah di Aceh kambali menjalankan aktivitasnya seperti biasa.

Seperti diketahui, Pemerintah Aceh dalam menuju tatanan kehidupan baru ( New Normal ) mempersilakan kembali dayah-dayah di Aceh melakukan aktivitas seperti biasa, namun tetap harus mematuhi protokol kesehatan pasca masa tanggap darurat Covid-19 dicabut pada 30 Mei 2020.

Pasca dicabutnya masa tanggap darurat Covid-19 di Aceh, sejumlah dayah atau pondok pesantren kembali menjalankan aktivitas pemondokan seperti biasanya tak terkecuali pondok pesantren yang ada di Kabupaten Bener Meriah.

Kerinduan santri untuk memondok yang telah sekian lama meningalkan dayah masing-masing akibat pendemi Covid-19, tak terbendung sejak Pemerintah mengizinkan kembali dayah beraktivitas seperti biasanya sehingga para santri mulai kembali ke pondok pesantren masing-masing.

Salah satunya pondok pasenteren Nurul Huda yang berada di Kampung Bale Permata, Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah, Santri di Ponpes tersebut telah kembali untuk mondok disana.

Hal itu disampaikan Pimpinan pondok pasentren Nurul Huda, Tgk Almuzani kepada acehimage.com, via selular Minggu (21/6/2020).

Namun, beberapa hari ini di Aceh kasus terkonfirmasi Covid-19 kian meningkat, sehingga ada beberapa pertanyaan dari masyarakat atas kekhawatiran lonjakan kasus Covid-19 dengan keberlangsungan aktivitas di dayah.

Oleh Karena itu, Tgk Almuzani mempertanyakan langkah-langkah yang ditempuh tim gugus tugas Kabupaten Bener Meriah dalam mengantisipasi penyebaran virus Covid-19 sehingga proses belajar mengajar di dayah dapat berjalan sebaik mungkin.

“Dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19 kiranya tim gugus tugas mengambil suatu tindakan atau langkah-langkah yang konkrit bagaimana pencegahan Covid-19, dan apa yang harus dilakukan oleh dayah untuk hal tersebut perlu penjelasan dari tim gugus tugas,"ujar Tgk Almuzani yang juga Ketua MPU Bener Meriah.

Itu sebabnya Tgk Almuzani, menyebutkan dengan adanya informasi meningkatnya kasus terkonfirmasi Covid-19 di Aceh, dia mempertanyakan langkah-langkah penanganan yang akan ditempuh oleh Pemerintah.

"Semoga tim gugus tugas Kabupaten Bener Meriah ada langkah antisipasi dalam mencegah penyebaran Covid-19 sehingga di daerah dapat menjalankan aktifitas produktif,"pinta Abu Almuzani.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...