Anak Mantan Aktivis 98

Pimpin PPMI di Mesir

FOTO | ISTIMEWAArief Mughni (kiri) bersama Nasruddin Babas (kanan)
A A A

BANDA ACEH - Arief Mughni, mahasiswa Al-Azhar, Mesir asal Aceh terpilih sebagai Presiden Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (PPMI) Mesir untuk periode 2019-2020.

Hal ini ditetapkan dalam perhitungan resmi Panitia Pemilu Raya (PPR) PPMI Mesir, Jumat (5/4) di Konsuler Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kairo.

Dalam keterangan pers yang diterima Serambinews.com dari Keluarga Mahasiswa Aceh (KMA) di Mesir, disebutkan, Arief Mughni telah mencatatkan rekor baru di catatan sejarah KMA Mesir.

Ia berhasil menjadi presiden PPMI Mesir pertama yang berdarah Aceh setelah sekian lama. Jauh sebelumnya, pada tahun 1960-an atau sekitar 54 tahun sebelumnya, mahasiswa Al-Azhar asal Aceh juga pernah menjadi presiden PPMI yang saat itu masih bernama Persatuan Pelajar Indonesia (PPI).

PPMI Mesir sendiri merupakan wadah terbesar organisasi mahasiswa Indonesia dan induk dari semua organisasi kemahasiswaan di Mesir. Pemilihan presiden dan wakil presiden diadakan untuk melanjutkan dinamika dan estafet kepemimpinan PPMI yang berkhidmah dan melayani kepentingan mahasiswa Indonesia di Mesir.

Arief Mughni, pemuda asal Banda Aceh yang berpasangan dengan Nasruddin Babas di nomor urut 1 ini berhadapan dengan Muhammad Kamal Ihsan dan Apipuddin di nomor urut 2. Arief dan Babas berhasil menjadi presiden dan wakil presiden terpilih PPMI dengan selisih suara yang tipis.

Dengan total suara yang masuk dari tiap TPS di Kairo sebanyak 2.894 suara, Arief-Babas berhasil memperoleh 1.467 jumlah suara, unggul lima puluh suara dari pasangan Kamal-Apip, yang berhasil mengumpulkan 1.417 suara.

Disebutkan, Arief Mughni tidak sanggup menahan air mata, saat PPR membacakan surat suara terakhir yang menyatakan kemenangan Arief-Babas. Arief memeluk erat kedua paslon nomor urut 2, sebagai tanda persahabatan dan bentuk solidaritas.

Arief-Babas mengucapkan terimakasih kepada seluruh elemen yang telah berpartisipasi serta mendukung mereka hingga titik akhir. Arief Mughni juga mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada Keluarga Mahasiswa Aceh (KMA) Mesir yang sudah mendukung dan meluangkan waktu dalam berdoa dan berjuang bersama-sama menyukseskan harapan ini.

Ia berharap semua pihak untuk terus membantunya dalam mengemban amanah setahun ke depan.

"Alhamdulillah pesta demokrasi di PPMI sudah selesai dan alhamdulillah berkat doa dan dukungan dari rakan-rakan mandum, hasil berakhir dengan yang kita harapkan. Sekali lagi, terima kasih yang sebesar-besarnya. Jazaakumullah khairan katsiiran," kata Arief Mughni.

Komentar

Loading...