Jalan akses menuju Samar Kilang Kecamatan Syiah Utama, Kubupaten Bener Meriah lumpuh total akibat longsor dan pohon tumbang.“Mungkin kejadianya tadi malam, soalnya kemaren sore anggota saya pulang jalannya masih baik-baik saja," ungkapnya. Munurut Mustakim, longsor tersebut menimpa separuh badan jalan dengan panjang mencapai 17 meter, namun pohon-pohon dari atasnya tumbang dan menutup badan jalan sehingga jalan tersebut tidak dapat dilalui untuk saat ini.

PII Apresiasi Langkah Cepat Walkot Banda Aceh Tangani Covid-19

HUMAS PEMKO BANDA ACEHWali Kota Banda Aceh Aminullah Usman melakukan foto bersama dengan pengurus Pelajar Islam Indonesia (PII) Kota Banda Aceh
A A A

BANDA ACEH – Organisasi kepemudaan Pelajar Islam Indonesia (PII) menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman atas langkah cepatnya dalam penanganan pandemi Covid-19.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua PII Banda Aceh Arif Munandar saat beraudiensi dengan wali kota di pendopo, Selasa, 2 Juni 2020. “Langkah cepat dan tepat yang diambil Pak Wali mampu mengendalikan penyebaran Covid-19 di Banda Aceh,”ujarnya.

“Hal ini bisa kita lihat dengan minimnya pasien Virus Corona di Banda Aceh, padahal di sini ibukota provinsi yang intensitas kegiatannya begitu padat. Hingga hari ini, baru tercatat tiga warga positif -dua telah sembuh dan satu lagi kemungkinan besar negatif tinggal menunggu tes terakhir.”kata Arif Munandar.

Menurut dia, berbagai kebijakan yang diambil wali kota mulai dari mengeluarkan imbauan pencegahan Covid-19 bersama Forkopimda, Perwal wajib masker, hingga memperkuat pageu gampong dalam mengawal ODP terbukti efektif menghambat penyebaran virus.

“Bukan hanya itu, beragam program bantuan langsung seperti BLT dana desa, PKH, dan BPNT juga dilaksanakan dengan sangat baik sesuai prosedur. Oleh karenanya, kami sangat mengapresiasi upaya Pak wali beserta jajarannya dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” katanya seraya mengatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung setiap kebijakan maupun program Pemko Banda Aceh.

Menanggapi PII, Aminullah mengucapkan terima kasih karena telah ikut mengawasi program maupun kebijakan yang telah dilakukan pihaknya selama ini. “Pada dasarnya kami hanya sebagai eksekutor. Kunci keberhasilan ada pada sinergitas stakeholders dan partisipasi aktif masyarakat,” ujarnya.

Semenjak Corona merebak pada Maret lalu, dirinya langsung membentuk Tim Siaga Covid-19 yang diketuai langsung oleh wali kota dan melibatkan segenap unsur Forkopimda. “Tim ini juga kita bentuk di tingkat kecamatan dan gampong. Di gampong, tim ini berperan penting dalam memantau ODP yang baru pulang dari luar daerah,” ujarnya lagi.

“Dan alhamdulillah, hasilnya pandemi virus Corona bisa kita hambat dan kendalikan di Banda Aceh. Hingga hari ini kita patut bersyukur karena belum ada transmisi lokal Covid-19 di Banda Aceh. Tiga kasus yang ada semua terjangkit di luar kota,” kata wali kota.

Mengenai bantuan kepada warga kota, Aminullah mengatakan dirinya mengupayakan sebanyak mungkin, bukan hanya bersumber dari APBN, APBA, dan APBK, tapi juga dari donor lainnya di luar pemerintah. “Jika ada yang belum dapat tolong laporkan ke saya, atau yang dapat orang kaya laporkan,” katanya lagi.

Hal lainnya, dalam waktu dekat Pemko Banda Aceh akan bekerja sama dengan Unsyiah untuk melakukan tes swab massal. “Sebagai salah satu syarat menjadi zona hijau untuk penerapan ‘new normal’, Banda Aceh yang berpenduduk sekira 260 ribu orang minimal harus melakukan pengetesan pada 1.000 orang.”

“Kalau dua syarat lainnya, yakni tingkat penularan dan ketersediaan kamar tidur rumah sakit kita sudah terpenuhi untuk menerapkan ‘new normal’,” katanya sambil meminta PII untuk turut mensosialisasikan informasi tersebut kepada masyarakat.

Rubrik:BANDA ACEH

Komentar

Loading...