Polres Bener Meriah melalui Satreskrim telah menetapkan tersangka dan menahan dugaan pembuatan ijazah palsu, pada Sabtu (23/1/2021) lalu. Tersangka yang ditetapkan yakni , AS (37) yang merupakan staf di Dinas Pendidikan Kabupaten Bener Meriah yang mengaku telah membuat sebanyak 30 lembar ijazah. Polres Bener Meriah, AKBP Siswoyo Adi Wijaya SIK melalui Kasat Reskrim Iptu Rifki Muslim mengatakan, sejauh ini masih menetapkan dan menahan tersangka dugaan pembat ijazah palsu.

Penderita Penyanyi Parah

Pewaber Salurkan Bantuan untuk Iza Mahendra

ISTIMEWAEri Tanara, Anggota Persatuan Wartawan Bener Meriah (Pewaber) menyalurkan donasi kepada Iza Mahendra. Bantuan ini diterima langsung oleh orang tuanya.
A A A

BENER MERIAH - Persatuan Wartawan Bener Meriah (Pewaber) menyalurkan bantuan donasi kepada Iza Mahendra yang kini sedang dirawat di RSUD Zainal Abidin Banda Aceh, Rabu (28/10/2020).

Iza merupakan remaja yang mengalami penyakit aneh warga kampung Kute Tanyung, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah.

Bantuan tersebut diserahkan anggota Pewaber Eri Tanara langsung kepada orang tua Iza Mahendra yakni Mariani (41) senilai Rp6.800.000.

“Bantuan yang kita berikan ini adalah hasil dari donasi masyarakat Bener Meriah, baik itu bantuan secara pribadi, LSM dan para pejabat di Bener Meriah. Penggalangan dana ini juga berkat kerjasama dengan LSM Sunting Pirak dan anggota Pewaber,” kata Eri melalui keterangan tertulisnya.

Selain itu kata dia, kondisi Iza Mahendra saat ini masih sangat memperihatinkan, meskipun ada perubahan, pihak keluarga belum mengetahui penyakit yang dialami anak kelahiran 27 Mei 2004 tersebut.

“Kata orang tua Iza Mahendra, pihak dokter belum mengetahui penyakit yang dialami Iza Mahendra karena alat untuk mendeteksi penyakit tersebut belum ada di RSUD Zoenal Abidin, kemungkinan harus dibawa ke Medan Sumatra Utara,” ujar Eri Tanara.

Lanjutnya, pihak keluarga saat ini sangat membutuhkan dukungan dan do’a untuk kesembuhan Iza Mahendra.

“Pihak keluarga sangat berterimakasih dengan pihak-pihak yang telah membantu. Diakhir cerita, Pengakuan Iza Mahendra, ia bercita-cita ingin menjadi dokter, yang ingin membantu sesama,” kata Eri Tanara menyambung perkataan Iza Mahendra.

“Kata pihak keluarga, Salihin Anggota DPRA sebelumnya telah menjenguk Iza Mahendra, beliau memberikan dukungan dan suport untuk kesembuhan anak tersebut. Kita berharap selain Salihin, ada pejabat-pejabat lainnya untuk mensuport kesembuhan Iza Mahendra. Intinya Iza Mahendra anak yang pinter, ia putus sekolah, saat ini ia sedang berjuang untuk kesembuhannya,"tambahnya.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...