Polres Bener Meriah melalui Satreskrim telah menetapkan tersangka dan menahan dugaan pembuatan ijazah palsu, pada Sabtu (23/1/2021) lalu. Tersangka yang ditetapkan yakni , AS (37) yang merupakan staf di Dinas Pendidikan Kabupaten Bener Meriah yang mengaku telah membuat sebanyak 30 lembar ijazah. Polres Bener Meriah, AKBP Siswoyo Adi Wijaya SIK melalui Kasat Reskrim Iptu Rifki Muslim mengatakan, sejauh ini masih menetapkan dan menahan tersangka dugaan pembat ijazah palsu.

Breaking News:

Pesawat Sriwijaya Air kehilangan Kontak, Diperkirakan Jatuh

NetIlustrasi
A A A

JAKARTA - Pesawat Sriwijaya Air tujuan Jakarta Pontianak hilang kontak. Laporan tersebut dikonfirmasi oleh pihak Airnav.

"Confirmed hilang kontak," kata Humas Airnav Yohanes, Sabtu (9/1/2021).

Hingga kini belum ada informasi lebih lanjut mengenai peristiwa ini.

Namun dari berita yang dilansir iNews.id, Pesawat  Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ182 kehilangan kontak dan diduga tersebut jatuh sekitar 45 menit setelah lepas landas (takeoff) dari Bandara Soekarno- Hatta.

Senior Manager Sriwijaya Air, Theodora Erika mengatakan, maskapai saat ini masih terus mengumpulkan informasi terkait peristiwa tersebut.

"Sriwijaya Air melakukan kontak dengan berbagai pihak terkait guna mendapatkan informasi lebih rinci terkait penerbangan SJ-182 rute Jakarta-Pontianak," katanya, Sabtu (9/1/2021).

Erika mengatakan, manajemen masih terus berkomunikasi dan menginvestigasi.

"Kami akan segera mengeluarkan pernyataan resmi setelah mendapatkan informasi yang sebenarnya," ujar Erika.

Pesawat Sriwijaya hilang kontak pada pukul 14.40 WIB saat berada di Perairan Kepulauan Seribu.

Waktu tersebut sekitar satu jam setelah take off dari Bandara Soetta.

Berdasarkan data Flight Radar, pesawat yang hilang kontak itu berjenis Boeing 737-524.

Jumlah penumpang yang diangkut dalam pesawat tersebut sebanyak 56 orang.
Pesawat tersebut terbang dari Bandara Soetta Tangerang pukul 13.56 WIB dan dijadwalkan mendarat di Bandara Supadio Pontianak pada pukul 15.15 WIB.

Sementara dari Kemenhub diperoleh informasi terus melakukan koordinasi dengan  Basarnas terkait pesawat Sriwijaya Air hilang kontak pada hari ini, Sabtu (9/1/2021).

"Masih koordinasi terus dengan pihak basarnas untuk memastikan," kata Dirjen udara Novie Riyanto saat dikonfirmasi, Sabtu (9/1/2021).

Pesawat tersebut hilang kontak di ketinggian sekitar 11.000-13.000 feet. Informasi beredar pesawat jatuh di sekitar Pulau Lancang, Kepulauan Seribu.

Berdasarkan pantauan di Flight Radar, posisi terakhir pesawat Boeing 737 di perairan utara Jakarta.

Belum diketahui penyebab pesawat tersebut hilang kontak. Saat ini pihak Sriwijaya Air belum merespons saat dihubungi media.

Rubrik:NEWS

Komentar

Loading...