Anggota DPRK,

Pertanyakan Komitmen Pemko Tata PKL di Seputaran Masjid Raya

FOTO | AK JailaniArida Syahputra
A A A

Padahal sepengetahuan kami setiap pekan ada rapat SKPK di Balaikota, kenapa tidak itu dimanfaatkan untuk menyatukan persepsi antara setiap SKPK, karena yang terjadi di seputaran masjid raya itu tidak adanya satu sikap yang sama antar SKPK, sehingga persoalan itu tidak pernah tuntas,

Arida Sahputra Anggota DPRK Banda Aceh

BANDA ACEH - Anggota Komisi B DPRK Banda Aceh Arida Sahputra mempertanyakan komitmen Pemerintah Kota Banda Aceh untuk menyelesaikan persoalan penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) di seputaran Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh.

Menurut Arida, seharusnya SKPK-SKPK terkait dilingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh segera duduk bersama menyelesaikan persoalan penataan pedagang kaki lima dan perparkiran di seputaran Masjid Raya Baiturrahman yang hingga kini belum tertata rapi.

SKPK terkait yang dimaksudkan masing-masing, Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Keindahan Kota (DLHK3) Banda Aceh, Satpol PP, dan Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan.

“Persoalan ini sudah lama kami sampaikan, namun sampai kini belum ada penyelesaiannya, sehingga di kawasan tersebut hingga kini masih terlihat kumuh,” ujar sekretaris Fraksi PKS DPRK Banda Aceh itu.

Menurut Arida, pihaknya dari Komisi B DPRK Banda Aceh sudah pernah turun mejumpai langsung para PKL di seputaran Masjid Raya, dan para PKL setuju dipindahkan asal ada tempat lain untuk mereka berjualan. Sekarang kata Arida, tinggal menunggu kearifan dari Pemko Banda Aceh melalui intansi terkait.

“Padahal sepengetahuan kami setiap pekan ada rapat SKPK di Balaikota, kenapa tidak itu dimanfaatkan untuk menyatukan persepsi antara setiap SKPK, karena yang terjadi di seputaran masjid raya itu tidak adanya satu sikap yang sama antar SKPK, sehingga persoalan itu tidak pernah tuntas,” lanjut Arida.

Arida mengharapkan agar parkir kendaraan yang selama ini di taman samping masjid raya dipindahkan, baik itu ke Basement Masjid Raya maupun Basement Pasar Aceh, selain tempatnya yang nyaman, keamanan kendaraan juga lebih terjamin. Sedangkan pedagangnya dipindahkan ke taman tersebut, namun utnuk pemindahan itu perlu koordinasi dengan DLHK3 dan Satpol PP kota Banda Aceh.

“Kita harapkan agar DLHK3 mengizinkan untuk pedagang berjualan di pekarangan taman yang berada di belakang halte masjid raya yang selama ini digunakan untuk parkir. Dishub diharapkan berlapang dada untuk menerima masukan, dan kita harapkan Satpol PP juga dikooridinasikan,”pungkas Arida Sahputra.

Kita harapkan agar DLHK3 mengizinkan untuk pedagang berjualan di pekarangan taman yang berada di belakang halte masjid raya yang selama ini digunakan untuk parkir. Dishub diharapkan berlapang dada untuk menerima masukan, dan kita harapkan Satpol PP juga dikooridinasikan,
Kode:47
Rubrik:Aceh

Komentar

Loading...