Pesan Irwandi kepada Toke Suum:

Periode Kedua Harus Lebih Baik

FOTO | ISTIMEWAGubernur Aceh, Irwandi Yusuf melantik Walikota Langsa, Usman Abdullah SE dan Wakil Walikota Dr H Marzuki Hamid MM dalam Rapat Paripurna DPRK Langsa, Senin 28 Agustus 2017.
A A A

Jangan pilih pejabat sesuai selera sendiri, silahkan adopsi cara Pemerintahan saya sebelumnya, lakukanlah uji kepatutan dan kelayakan atau Fit and proper tes. Dengan demikian kita akan mendapatkan pejabat yang tepat di tempatkan di posisi yang tepat pula,

drh. H. Irwandi Yusuf, M.Sc Gubernur Aceh

KOTA LANGSA - Memasuki periode kedua sebagai Walikota dan Wakil Walikota Langsa, pasangan Usman Abdullah dan Marzuki Hamid diharapkan mampu tampil sebagai pemimpin yang lebih baik dan lebih amanah agar program-program pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih maksimal.

Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf di depan Sidang Paripurna Istimewa DPR Kota Langsa, usai melantik dan mengambil sumpah jabatan Tgk Usman Abdullah dan Marzuki Hamid sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Langsa, Senin (28/8/2017).

Gubernur berharap, pasangan ini dapat tampil sebagai pemimpin yang lebih amanah dan lebih bijaksana dalam menjalankan tugas dan kewajibannya selama lima tahun ke depan.

Sementara itu, untuk menghindari gesekan dan polarisasi masyarakat pasca pilkada lalu, Irwandi menghimbau agar wali kota dan wakil melakukan konsolidasi dan merangkul kembali serta memperlakukan para pendukung seluruh pasangan calon secara adil.

"Jangan pilih pejabat sesuai selera sendiri, silahkan adopsi cara Pemerintahan saya sebelumnya, lakukanlah uji kepatutan dan kelayakan atau Fit and proper tes. Dengan demikian kita akan mendapatkan pejabat yang tepat di tempatkan di posisi yang tepat pula," kata Irwandi.

Irwandi juga mengungkapkan, bahwa fit and proper tes yang Ia lakukan pada periode awal kepemimpinanya, diakui efektif oleh Pemerintah Pusat. Bahkan kini, fit and proper tes menjadi syarat wajib dalam rekrutmen pejabat di semua tingkatan.

Irwandi juga mengingatkan, bahwa Kota Langsa dibangun dengan jasa. Oleh karena itu, Pemko Langsa harus mampu mengemas sejumlah bidang jasa unggulan yang akan dikembangkan dalam rangka meningkatkan pendapatan daerah.

Keberadaan dua universitas negeri di Langsa, yaitu Universitas Samudera Langsa dan Institut Agama Islam Negeri Cot Kala, merupakan salah satu bidang penyediaan jasa pendidikan yang patut diunggulkan. Menurut Irwandi, keberadaan ribuan mahasiswa akan membangkitkan sektor ekonomi lainnya, seperti perdagangan, jasa rumah kos dan lain sebagainya.

Gubernur menambahkan, sebagai wilayah dengan posisi geografis yang strategis, pengembangan investasi di kawasan ini merupakan salah satu perhatian utama di Aceh.

"Untuk itu, sistem pelayanan terpadu satu pintu harus diefektifkan dalam rangka pemberian berbagai perizinan yang mudah, cepat, murah dan efisien. Berikan kenyamanan bagi investor agar iklim investasi di kota ini semakin membaik."

Selain itu, sektor pariwisata juga harus dikemas sebaik mungkin. Berbagai pembenahan dan pembukaan sejumlah destinasi wisata baru adalah salah satu faktor penting untuk membuat wisatawan betah datang dan berlama-lama berada di Kota Langsa.

Sementara itu, terkait kawasan Pusong, Gubernur mengungkapkan, bahwa kawasan yang awalnya memiliki luas 14 kilometer persegi itu, saat ini hanya tersisa 3 kilometer persegi saja. "Ini mengindikasikan bahwa dalam beberapa tahun kedepan kawasan Pusong akan habis. Kita bangun tanggul sebagus apapun tetap daratan Pusong tetap akan tergerus karena faktor pergeseran di dasar laut."lanjutnya.

Berdasarkan informasi, dalam 7 tahun ke depan kawasan Pusong akan berada di bawah air. Oleh karena itu, Bang Wandi menyarankan agar Wali Kota Langsa bersama seluruh instansi terkait untuk melakukan sosialisasi dan memberikan pemahan terkait kondisi Pusong saat ini dan masa depan.

"Bersamaan dengan itu, Pemkot juga harus menyediakan lahan dan rumah kepada keluarga yang selama ini mendiami Pusong. Pemerintah Aceh akan membantu untuk pengadaan perumahan. Namun, kita tidak bisa memaksa masyarakat. Oleh karena itu, beri pemahaman terkait transmigrasi lokal. Segala prosesnya nanti tentu akan dibantu oleh Pemerintah Aceh dan pemerintah pusat," sambung Irwandi.

Kode:47
Sumber:antero
Rubrik:Aceh

Komentar

Loading...