Parlemen Rusia

Perintahkan Penyelidikan Terhadap Media AS

FOTO | REUTERSGedung Majelis Rendah parlemen Rusia, Duma. Duma memerintahkan penyelidikan terhadap sejumlah media AS yang ada di Rusia.
A A A

MOSKOW - Majelis rendah parlemen Rusia, Duma, menyetujui usulan untuk melakukan penyelidikan terhadap media Amerika Serikat (AS) yang beroperasi di Rusia. Pengumuman itu dimuat dalam sebuah pernyataan yang di posting di situsnya.

Penyelidikan itu akan dilakukan oleh komite Kebijakan Informasi, Teknologi, dan Komunikasi Duma. Komite ini akan memeriksa apakah CNN, Voice of America, Radio Liberty dan media AS lainnya mematuhi hukum Rusia seperti dikutip dari Reuters, Minggu (19/3/2017).

Pernyataan itu mengatakan bahwa Duma mendukung langkah Konstatin Zatulin yang mengusulkan penyelidikan untuk membalas apa yang disebut aksi represif AS terhadap lembaga penyiaran yang didanai negara RT. Zatulin adalah legislator dari partai pro Kremlin, Rusia Bersatu.

Zatulin merujuk pada inisiatif Senator AS Jeanne Shaheen. Shaheen mengajukan RUU untuk memberdayakan Departemen Kehakiman menyelidiki kemungkinan pelanggaran Foreign Agent Registration Act oleh RT. Senator Partai Demokrat itu mengutip penilaian intelijen AS yang menyarankan RT adalah bagian dari kampanye pengaruh Rusia untuk membantu Donald Trump memenangkan Gedung Putih tahun lalu. Baik Kremlin dan RT telah menolak tuduhan itu.

Media asing di Rusia diawasi oleh Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Rusia. Sebelumnya, juru bicara Kemlu Rusia Maria Zakharova mengkritik usulan Shaheen, sembari secara ironi menyindir sang senator juga seharusnya menyertakan klausul daftar buku untuk di bakar.

Langkah AS juga memicu kemarahan Margarita Simonyan, pemimpin redaksi RT. Ia mengatakan bahwa keputusan itu mirip dengan kegiatan Senator AS Joseph McCarthy, yang mengawasi kampanye untuk mengekspos orang-orang yang dianggap sebagai komunis pada dekade 1950-an.

Kode:47
Sumber:sindonews.com
Rubrik:Dunia

Komentar

Loading...