KPK

Periksa Zumi Zola Sebagai Tersangka Gratifikasi

FOTO | ANTARATersangka kasus dugaan suap pengesahan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Provinsi Jambi tahun 2018 Zumi Zola mengenakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, 9 April 2018. KPK resmi menahan Gubernur Jambi Zumi Zola usai diperiksa selama sekitar sembilan jam.
A A A

JAKARTA - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menjadwalkan memeriksa Gubernur Jambi nonaktif, Zumi Zola, Kamis (26/4). Zumi Zola yang telah ditahan itu bakal diperiksa tim penyidik KPK sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan gratifikasi di Pemprov Jambi.

"Yang bersangkutan (Zumi Zola) diperiksa sebagai tersangka,” kata Jubir KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Kamis (26/4).

Belum diketahui materi pemeriksaan yang bakal digali penyidik dari Zumi Zola. Namun, diduga, tim penyidik bakal mengonfirmasi Zumi Zola mengenai sejumlah berkas dan dokumen terkait proyek di lingkungan Pemprov Jambi. Berkas dan dokumen itu disita tim penyidik saat menggeledah tujuh lokasi di Jambi pada Selasa (24/4).

Diketahui, KPK menetapkan Zumi Zola dan Plt Kadis PUPR Jambi, Arfan sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan gratifikasi terkait sejumlah proyek di lingkungan Pemprov Jambi. Zumi Zola dan Arfan diduga menerima gratifikasi senilai sekitar Rp 6 miliar terkait proyek-proyek di lingkungan Pemprov Jambi.

Penetapan Zumi Zola sebagai tersangka ini merupakan pengembangan kasus dugaan suap pengesahan APBD Jambi tahun 2018. Zumi Zola diduga mengetahui adanya praktik suap yang telah menjerat Arfan, Plt Sekda Pemprov Jambi Erwan Malik, dan Asisten III Bidang Administrasi Pemprov Jambi Saipudin tersebut. Bahkan, sebagian dari gratifikasi yang diterima Zumi Zola dipergunakan Arfan dan dua anak buah Zumi Zola lainnya itu untuk menyuap DPRD agar mengesahkan APBD Jambi.

Kode:47
Sumber:beritasatu.com
Rubrik:Nasional

Komentar

Loading...