Perang Korea Sudah Selesai

FOTO | AFPPemimpin Korea Utara, Kim Jong Un (kiri) berbincang dengan Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in (kanan) sebelum pertemuan antar-Korea di Gedung Perdamaian di sisi selatan, desa gencatan senjata Panmunjom, 27 April 2018.
A A A

SEOUL - Perang Korea yang berlangsung sejak 1950 telah usai. Dalam Deklarasi Perdamaian, Kesejahteraan dan Persatuan Panmunjom, Korea Utara dan Korea Selatan sepakat untuk menciptakan perdamaian dan melakukan denuklirisasi.

Pemimpin Korut Kim Jong-un mengatakan semenanjung Korea akan kembali bersatu menjadi satu negara. sementara Presiden Korsel, Moon Jae-in, mengatakan, "Perang di Semenanjung Korea sudah selesai".

Perjanjian damai ini merupakan kabar gembira, meskipun detail menuju perdamaian belum jelas. Apa yang Korut harapkan jika mereka mereka melucuti program nuklir? Perjanjian damai juga harus melibatkan Tiongkok dan AS yang ikut ambil andil dalam perang Korea.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan lewat Twitter, "Hal-hal baik sedang terjadi, tetapi hanya waktu yang bisa menjawab". Dia juga men-tweet, "Perang Korea Akan Berakhir".

Kedua pemimpin Korea juga melakukan penanaman pohon sebagai simbol perdamaian. Presiden Moon juga sempat melewati perbatasan ke wilayah Korea Utara. Menurut keterangan pihak Korsel, apa yang dilakukan Moon tidak ada dalam protokol.

Kedua pemimpin juga sempat berbincang-bincang santai. Presiden Moon mengatakan ingin mengunjungi Korea Utara tetapi Kim Jong-un, merendah dengan mengatakan bahwa kondisi jalan di negaranya tidak sebagus di Korsel. Kim juga mengatakan bahwa atlet Korut terkesima dengan infrastruktur Korsel saat mengikuti Olimpiade Musim Dingin Februari lalu. Yoon Young-chan, juru bicara Moon, mengatakan bahwa sangat langka, seorang pemimpin Korut mengakui kekurangan negaranya.

Kim juga meminta maaf karena telah mengganggu waktu tidur Moon dengan tes nuklir, sehingga Moon harus rapat dengan Dewan Keamanan Nasional.

"Saya dengar tidur Anda sering terganggu karena kami. Bangun pagi pasti sudah menjadi kebiasaan Anda. Saya berjanji, pagi Anda tidak akan lagi terganggu," kata Kim.

Moon menjawab, "Sekarang saya bisa tidur dengan tenang".

Pascapertemuan ini, Kim dijadwalkan akan bertemu Trump sekitar bulan Mei-Juni. Trump, yang beberapa bulan lalu hampir menyatakan perang dengan Korut, kini bisa dicalonkan sebagai penerima Nobel Perdamaian.

Luke Messer, legislator Partai Republikan dari Indiana, mengatakan bahwa proses perdamaian di Korea adalah hasil yang tidak terduga. "Semua ini berkat kepemimpinan Trump".

Messer saat ini tengah mengadakan kampanye pencalonan Nobel Perdamaian untuk Trump.

Kode:47
Sumber:beritasatu.com
Rubrik:Dunia

Komentar

Loading...