Festival 2019

Perahu Naga Ikut Meriahkan Tradisi Khanduri Laot

FOTO | BAYUPerahu Naga
A A A

SABANG - Masyarakat Sabang dan Wisatawan Sabtu 30 Maret sampai dengan senin 01 April di pertontonkan berbagai ragam kegiatan dalam pagelaran Khanduri laot, yang bertujuan membangun kembali peukateun Endatu (Budaya Leluhur). Kegiatan ini turut melibatkan seluruh unsur Pemerintah kota Sabang

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata Kota Sabang Ramlan Yahya SAg, mengatakan kegiatan ini selain memperkenalkan peukateun endatu para leluhur kepada generasi penerus juga memperkenalkan kepada wisatawan mancanegara yang berkunjung ke sabang tentang budaya tranisional Aceh.

"Kehadiran perahu naga di pagelaran tradisi masyarakat pesisir melalui khanduri laot festival salah satunya karna Aceh juga ada keterunan Ras Tiongha", Sebut Ramlan Yahya.

Kenapa tidak dilakukan seperti koeh Ulee Leumoe (Kepala Sapi), ini untuk tidak terjadi ha-hal yang menjerumus ke sirik, namun kita lebih mengarah kegiatan tersebut menyantuni terhadap 200 anak yatim dalam dua kecamatan di kota sabang, mereka kita bagi bagikan kuah beulangoeng dan di tambah santunan sebesar Rp100.000 per kepala.

Gelar tradisi masyarakat pesisir Khanduri Laot Festifal 2019 yang bertema dari Sabang untuk Indonesia sukses di laksanakan, untuk terlaksanakan kegiatan ini, sebesar Rp1.600.000.000. "Anggaran dibebankan pada APBK 2019, dan promosi sangat penting untuk menarik wisatawan ke pulau kita Tambah Ramlan Yahya.

Anggaran tersebut dikelola oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, "kami berikan ke bagian masing–masing kegiatan" Ujarnya

Khanduri laot tahun ini ada beberapa kegiatan, diantaranya yaitu Atraksi Budaya Adat Laoet, Lomba Masak Kuah Beulangoeng, Lomba Kayoh Peuraho Naga, Pentas Pesona Budaya Tradisi Pesisir, Khanduri Untuk Aulia Keramat 44 dan Anak Yatim, Dialog Budaya dan Silaturahmi Panglima Laot se Aceh, Dikee Aceh dan Pameran/Expo Produk Kreatifitas Daerah Pesisir.

Laporan:Bayu
Foto:Bayu
Rubrik:Aceh

Komentar

Loading...