Malam Tahun Baru 2018,

Penyeberangan Menuju Tiga Gili di Lombok Tak Beroperasi

FOTO | ISTIMEWAIlustrasi
A A A
Alasan penutupan ini untuk menghindari terjadi kecelakaan di laut akibat faktor cuaca,

MATARAM - Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut mengeluarkan surat edaran larangan penyeberangan malam hari ke tiga gili, yaitu Gili Trawangan, Meno, dan Gili Air di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat saat malam Tahun Baru 2018.

"Alasan penutupan ini untuk menghindari terjadi kecelakaan di laut akibat faktor cuaca," ujar Kepala Dinas Perhubungan NTB Lalu Bayu Windia, di Mataram, Rabu (20/12/2017).

Berdasarkan surat edaran Kemenhub No.: UM.003/03/12/KUPP.PMG-17, penutupan aktivitas penyeberangan tersebut mulai diberlakukan Minggu (31/12) baik dari dan menuju tiga gili yang melalui Pelabuhan Bangsal, Teluk Nare, Teluk Kodek, Nipah, Mentigi, Kecinan, dan Senggigi.

Selain mengeluarkan larangan aktivitas penyeberangan, dalam surat edaran Kemenhub itu, juga melarang operator pelayaran untuk mengangkut penumpang melebihi kapasitas angkut yang telah diizinkan, termasuk operator pelayaran juga dilarang membawa barang berbahaya dan lainnya yang mudah terbakar dan meledak.

"Operator juga diingatkan agar alat-alat keselamatan di atas kapal dilengkapi dalam kondisi baik dan siap pakai," katanya pula.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Bandara Internasional Lombok juga telah mengeluarkan peringatan cuaca di sekitar perairan NTB.

Peringatan itu disampaikan menyusul terjadi peningkatan kecepatan angin di wilayah Lombok dan Sumbawa bagian barat.

Kondisi itu disebabkan adanya gangguan cuaca di sekitar NTB, yakni adanya palung tekanan rendah di selatan NTB, sehingga menyebabkan hujan ringan, sedang hingga lebat terpantau di sebagian wilayah sebagian wilayah Lombok Barat dan Lombok tengah bagian selatan.

Karena itu, diimbau kepada masyarakat agar berhati-hati selama beraktivitas di luar. Waspadai akibat adanya angin kencang, yakni terjadi pohon tumbang.

"Potensinya masih harus diwaspadai hingga 2-3 hari ke depan," kata Kepala Stasiun Meteorologi Bandara Internasional Lombok, BMKG NTB Oral Sem Wilar.

Operator juga diingatkan agar alat-alat keselamatan di atas kapal dilengkapi dalam kondisi baik dan siap pakai,
Kode:47
Sumber:okezone.com
Rubrik:Travel

Komentar

Loading...