Sebanyak 20 orang warga di Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Aceh reaktif COVID-19 berdasarkan hasil tes cepat yang dilakukan Tim Satgas Gugus Penanggulangan COVID-19 kabupaten setempat. "Dari lebih kurang 100 orang yang dilakukan rapid tes, saat ini yang positif rapid test di Nagan Raya sebanyak 20 orang," kata Koordinator Dokter Satgas Penanggulangan COVID-19 Kabupaten Nagan Raya, Dr Edi Hidayat SPPD.

Pensiunan Jenderal Bintang Satu Layak Pimpin BPKS Sabang

FOTO | AK JAILANIKantor Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS)
A A A

Masyarakat berharap pensiunan TNI bintang satu dapat dipertimbangkan untuk mengomandokan BPKS

Dr. Taufiq A Rahim Pengamat Pemerintahan dan Ekonomi

ACEH - Manajemen Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS) Sabang kinerjanya masih terus dipertanyakan berbagai pihak, kalangan, masyarakat juga para profesional. Ada apa sesungguhnya yang terjadi, karena sudah 20 tahun sama sekali tidak mendongkrak, membantu serta menjadi stimulus terhadap perekonomian Aceh.

Kondisi seperti itu menjadi tanda tanya besar, apakah di sebabkan bobroknya manajemen sehingga Dewan Kawasan Sabang dan pengelolanya BPKS hanya mampu mengisi jabatan kosong, lowong, atau hanya sekedar mendapatkan jabatan serta tunjangan jabatan.

Pasalnya selama ini BPKS Sabang sama sekali tidak memberikan warna lain, atau aktivitas kinerja bisnis yang fenomenal serta profesional, sebagai sebuah badan yang semestinya diurus secara profesional dan bertanggung jawab sebagai badan atau lembaga penting di Aceh dalam membantu pembangunan dan perekonomian Aceh.

BPKS Sabang sebagai lembaga resmi serta mendapatkan suntikan dana termasuk dari Pemerintah Pusat melalui APBN, ternyata seperti macan ompong tidak berdaya dalam menjalankan fungsi dan tugasnya.

Taufiq A Rahim menegaskan, jika memang sudah hampir 20 tahun manjemen BPKS terlihat tidak mampu, maka sebaiknya diserahkan saja kepada orang yang benar-benar kompeten, profesional. Atau boleh juga diserahkan saja kepada orang yang mampu melakukan koordinasi dengan berbagai pihak dengan kemampuan manajemen yang kuat, keras dan komando.

"Masyarakat berharap pensiunan TNI bintang satu dapat dipertimbangkan untuk mengomandokan BPKS," katanya. Kamis (8/8).

Dengan demikian kinerjanya, anggaran belanja dan dana yang diperuntukkan selama ini bisa tepat dan tidak sia-sia, kemudian harus dipertanggung jawabkan.

"Nah, jika perlu buat kontrak kerja yang jelas, progres serta capaian yang diinginkan sebagai tujuan keberhasilan BPKS," saran Taufiq.

Kalaupun setelah itu dikembalikan kepada jabatan prifesional dan orang yang berkompeten, serta memiliki kompetensi yang baik, ini dapat menjadikan BPKS Sabang benar-benar bermanfaat bagi Aceh serta rakyat Aceh.

Selain itu dengan ditempatkan seorang pensiunan TNI dalam membangun kawasan Sabang tentu perannya dapat membanggakan Sabang sebagai bahagian integral kinerja Pemerintah Aceh.

"Soal nanti siapa orangnya terserah pak Plt Gubernur saja, mau siapa orangnya," katanya.

Hal yang sangat penting juga orangnya dapat mengintegrasi suatu lembaga profesional di Aceh serta Nasional dalam era keterbukaan perdagangan bebas, liberalisme internasional serta interaksi ekonomi global.

Jadi BPKS Sabang juga dapat dibanggakan sebagai salah satu pilar ekonomi ASEAN dalam kerangka kerja AFTA serta menjadi pintu masuk juga kunci keberhasilan ekonomi Aceh dan Nasional dalam kancah globalusasi yang menguntungkan.

Oleh karena itu, BPKS Sabang perlu dievaluasi kinerjanya, juga tidak perlu sungkan dan segan mengakui kesalahan dan kegagalan kinerja selama ini.

Pengamat ekonomi dari Universitas Muhammadyah Banda Aceh ini berharap Plt Gubernur selaku ketua kawasan harus berani bersikap atau bertindak, jika perlu gantikan serta dirombak manajemennya.

Taufiq berpendapat, pergantian manajemen harus segera dilakukan, jangan sampai menunggu hancur lebur atau semakin menyimpan banyak masalah dalam tubuh Pemerintah Aceh maupun masyarakat secara keseluruhan yang terintegrasi dengan kelembagaan BPKS Sabang.

Humas BPKS Muhamad Rizal yang di konfimasi media ini sampai berita tayang tidak ditanggapinya.

Penulis:HT Anwar Ibrahim
Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...