Hj. Illiza Sa’aduddin Djamal, SE

Penghargaan yang Kita Raih Berkat Dukungan Masyarakat

FOTO | IstimewaCalon Walikota Banda Aceh | Hj Illiza Sa'aduddin Djamal, SE
A A A

BANDA ACEH - Sejumlah penghargaan yang berhasil diraih oleh pemerintah kota Banda Aceh setiap tahunnya tidak terlepas dari partisipasi aktif masyarakat kota Banda Aceh itu sendiri.

Hal demikian disampaikan Calon walikota Banda Aceh Hj. Illiza Sa'aduddin Djamal pada silaturahmi dengan masyarakat gampong Baro kecamatan Meuraksa kota Banda Aceh, Rabu (14/12) sore.

Illiza mencontohkan penghargaan Adipura sebagai kota bersih di Indonesia tidak mungkin bisa diraih setiap tahunnya jika masyarakat tidak berpartisipasi menjaga kebersihan. Disamping juga keikhlasan dari petugas kebersihan yang sudah turun ke jalan sejak pagi hari.

Namun demikian Illiza mengakui penghargaan bukanlah tujuan utama dari setiap program pemerintah kota Banda Aceh. Tujuan utama adalah meningkatkan pelayanan masyarakat dan meningkatnya kesejahteraan masyarakat.

"Begitu juga dnegan sejumlah penghargaan lainnya, semua penghargaan yang kita raih adalah berkat kerjasama yang baik antara pemerintah dengan masyarakat, dan ini akan terus kita lanjutkan,"ujarnya.

Illiza mengatakan, dengan penghargaan-penghargaan tersebut kota Banda Aceh semakin dikenal hingga ke mancanegara, sehingga banyak program-program pemerintah pusat ditujukan ke kota Banda Aceh.

"Tidak kurang dari 1 trilliun kita bawa pulang yang ke banda aceh setiap tahun, untuk membangun Banda Aceh, karena kalau hanya mengandalkan APBK tentu berat untuk membangun kota ini,"lanjut pasangan calon nomor urut satu itu.

Pada kesempatan itu, dihadapan ratusan masyarakat, Illiza mengajak untuk mewujudkan Banda Aceh sebagai model kota Madani, dengan tetap syariat Islam sebagai prioritas utama.

"Kita sudah buktikan bahwa dengan menjalankan syariat Islam, sektor lain juga tetap jalan, karena apa?, karena kalau kita bantu agama Allah maka Allah akan bantu kita, maka saya tegaskan syariat Islam nomor satu,"lanjutnya disambut takbir oleh ratusan masyarakat yang hadir.

Sementara itu calon wakil walikota Banda Aceh Farid Nyak Umar, ST mengakui jika terpilih pihaknya akan membenahi kembali kawasan Ule Lhue yang merupakan salah satu destinasi wisata keluarga di Banda Aceh.

Namun demikian ia mengajak masyarakat agar sama-sama menjaganya agar tidak terjadinya pelanggaran syariat Islam ditempat tersebut.

"Kenapa dulu masyarakat meminta agar kawasan itu dibatasi jam kunjungannya?karena ada segelintir orang yang menyalahgunakan lokasi wisata menjadi tempat maksiat,"ujarnya.

Namun kedepan ditempat-tempat wisata seperti kawasan Ule Lhue akan ditambah penerangan yang cukup serta pos pengamanan guna menjaga kenyamanan masyarakat yang berkunjung.

Sumber: Rel
Rubrik: Aceh

Komentar

Loading...