Majukan Ekonomi Sabang,

Pemko Lakukan Konsultasi Publik

FOTO | LALWalikota Sabang, Nazaruddin
A A A

SABANG - Sabang yang berada di wilayah perbatasan dan merupakan titik awal perhitungan jarak bagian barat Indonesia, tentunya membutuhkan sentuhan pemerintah pusat, untuk meningkatkan pembangunan ekonomi, terutama pada sektor kelautan dan perikanan.

Hal tersebut disampaikan Walikota Sabang, Nazaruddin, dalam sambutannya pada kegiatan konsultasi publik studi analisis dampak lingkungan pembangunan sentra kelautan dan perikanan terpadu di kota Sabang.

Acara konsultasi publik tersebut digelar direktorat Jenderal Perikanan Budidaya, Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (RI) di Nagoya Hotel, Kamis (18/01/18)
Selain itu tambah Walikota, Sabang juga merupakan salah satu poros maritim dunia, mengingat posisinya sangat strategis berada diantara samudera hindia dan selat malaka, yang kaya akan potensi perikanan.

Kemudian pulau Sabang juga sebagai pengairan menghubungkan beberapa negara, yang melintasi sejumlah pelabuhan negara maju seperti Singapura, Thailand dan Malaysia, dengan terbitnya Inpres nomor 7 Tahun 2016 tentang percepatan pembangunan industri perikanan nasional dan keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan nomor 51/Kepmen-Kp/2016, tentang penetapan lokasi pembangunan sentra kelautan dan perikanan terpadu di pulau-pulau kecil.

Kawasan perbatasan merupakan solusi yang sangat tepat untuk menstimulasi para pemilik modal untuk berinvestasi di wilayah perbatasan yang notabene masih dikategorikan tertinggal dari daerah lain. Ungkapnya.

Kota Sabang lanjut Walikota, dengan persentase penduduk miskin yang masih diatas 16 persen diharapkan dengan adanya pembangunan sentra kelautan dan perikanan (SKPT) akan, mampu memberikan dampak pertumbuhan ekonomi lokal dan pendapatan yang signifikan.

Mengingat dari tiga kedudukan penghuni pulau Sabang, yang terdiri dari TNI/Polri, PNS hampir 30 persen penduduk di pulau Sabang, berusaha dibidang kelautan dan perikanan, jelas Nazaruddin yang kerap disapa Tgk Agam ini.

Penulis:lal
Kode:47
Rubrik:Aceh

Komentar

Loading...