Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Sabang melakukan penggeledahan Dinas Perhubungan Sabang dan SPBU Bypass, Rabu (2/12/2020). Penggeledahan dimulai dari pukul 10.00-13.00 WIB itu dipimpin Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Sabang Muhammad Razi SH. Kegiatan penggeledahan tersebut dilakukan dalam rangka mencari barang bukti terkait kasus dugaan korupsi belanja BBM/Gas dan Pelumas serta suku cadang yang bersumber dari DPPA SKPD Dinas Perhubungan Sabang tahun anggaran (TA) 2019 sebesar Rp 1.567.456.331.

Kendati Masuk Zona Merah

Pemkab Bener Meriah Susun Protokol Kesehatan New Normal

SAMSUDINPemerintah Kabupaten Bener Meriah mulai menyusun draf protokol kesehatan new normal
A A A

BENER MERIAH – Kabupaten Bener Meriah merupakan salah satu dari delapan Kabupaten lainnya di Provinsi Aceh ditetapkan zona merah Covid-19. Hal itu berdasarkan Surat Edaran (SE) Gubernur Aceh nomor 440/7810 tanggal 2 Juni 2020.

Ditetapkan Kabupaten Bener Meriah sebagai zona merah Covid-19, menyisakan pertanyaan besar bagi masyarakat Bener Meriah bahkan sebagian masyarakat di kaki Burni Telong itu merasakan keresahan atas status tersebut.

Wahidi, Wakil Ketua Tim Bidang Publikasi Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Kabupaten Bener Meriah menyampaikan, keresahan masyarakat atas penetapan status zona merah Covid-19.

"Sah-sah saja mengingat wabah virus yang diduga berasal dari Wuhan itu sangat berbahaya bahkan lebih dari 200 negara mersakan dampak dari pendemi tersebut,"tutur Wahidi melalui keterangan tertulis, Kamis (4/6/2020).

Menurut Wahidi, dampak akibat Covid-19 bukan hanya menyangkut kesehatan namun juga sangat berdampak pada tatanan perekonomian, dan merubah pola ibadah dalam kehidupan beragama.

Justru itu, Pemerintah Kabupaten Bener Meriah melakukan upaya semaksimal mungkin dalam memutus mata rantai penyebaran virus corona terlebih di Kabupaten Bener Meriah sebelumnya telah terkonfirmasi dua kasus positif Covid-19 yang merupakan santri dari Temboro, Magetan, Jawa Timur asal Bener Meriah.

Meski demikain, Pemerintah Kabupaten Bener Meriah melalui Plh Bupati Bener Meriah Drs Haili Yoga MSi bersama Forkopimda-Forkopimda plus di daerah itu sedang fokus dalam menyusun protokol kesehatan menghadapi tatanan hidup normal (New Normal ) melalui rapat yang digelar di Kantor Bupati setempat, Jumat (5/6/2020).

Protokol kesehatan new normal disusun dengan harapan nantinya akan menjadi acuan bagi seluruh masyarakat Bener Meriah, dalam menjalankan roda kehidupan ditengah wabah Covid-19 hal itu juga dilakukan sebagai salah satu upaya pencegahan penularan Covid-19.

Plh Bupati Bener Meriah Drs Haili Yoga menyebutkan, sedikitnya ada lima syarat tatanan new normal produktif dan aman Covid-19 diantaranya, penularan Covid-19 dapat dikendalikan, kapasitas sistem kesehatan mampu mengidentifikasi, isolasi, pengujian, pelacakan kontak hingga karantina bagi orang terinfeksi, mampu menekan resiko wabah Covid 19 pada kelompok berisiko.

Penerapan protokol pencegahan Covid-19 di fasilitas publik seperti Physical Distancing, fasilitas kebersihan dan pemanfaatan masker, dan mampu mengendalikan resiko kasus dari pembawa virus masuk ke suatu Wilayah.

Kata Haili Yoga, Semua ini tentunya dapat terwujud apabila seluruh komponen masyarakat dapat saling bahu membahu, saling mengingatkan untuk menaati dan melaksanakan seluruh Protokol kesehatan New Normal.

Pada prinsipnya New Normal ini adalah bagaimana masyarakat hidup secara normal untuk memenuhi kebutuhan hidup pada masing-masing profesi, beragam aktifitas, dengan tetap terhindar dari penularan Covid 19.

"Ada beberapa prioritas pemulihan dalam kondisi Covid -19 yaitu, sektor pemerintahan, ekonomi, kesehatan, pendidikan, keagamaan, sosial budaya, penertiban dan penegakan hukum serta gerakan masyarakat produktif, dan semua sektor ini harus mempunyai Protokol kesehatan New Normal,"pungkas Plh Bupati Bener Meriah itu.

Sementara Ketua MPU Bener Meriah Tgk Almuzani dalam kesempatan itu menyebutkan, meskipun Bener Meriah masuk dalam Zona Merah, namun dikatakan dia, harus tetap mengedukasi masyarakat agar jangan sampai terlalu merasa takut yang berlebihan, social distancing dan jaga kebersihan diri dan keluarga adalah hal yang utama sebagai bentuk usaha manusia dan selebihnya jangan lupa berdoa.

Sedangkan Ketua DPRK Bener Meriah MHD Saleh meminta, penetapan Kabupaten Bener Meriah sebagai zona merah perlu ditinjau ulang, terlebih saat ini kondisi ODP,PDP sudah tidak ada lagi dan yang terkonfirmasi positif Covid-19 juga sedah sembuh.

Rapat pembahasan new normal selain dihadiri Plh Bupati Bener Meriah Haili Yoga, juga turut di hadiri Ketua DPRK Bener Meriah MHD Saleh, Kapolres Bener Meriah , AKBP Siswoyo Adi Wijaya SIK, Dandim 0106 AT/BM Letkol Inf Valyan Tatyunis, Ketua MPU Bener Meriah Tgk Almuzani, Ketua Pengadilan Negeri Simpang Tiga Redelong Purwaningsih, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Redelong Puji Rahmadian, Wadanyon114 Satria Musara, para staf ahli, para Asisten dan beberapa Kepala SKPK serta Tim Penyusun Dokumen Renaksi Covid 19.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...