Seorang warga Cot Gapu Kecamatan Kota Juang, Bireuen yang berdomisili di Lampriet, Kuta Alam Banda Aceh meninggal dunia saat sedang menikmati makan siang di salah satu warung nasi yang berada di kawasan Peunayong, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, Senin (25/5/2020).

Jelang MTQ ke-35

Pemkab Aceh Timur Mulai Jaring Qari-Qariah

MUHAMMAD FAISALPeserta mengikuti penjaringan MTQ di Aula Dinas Syariat Islam Kabupaten Aceh Timur di Idi, Minggu (15/3/2020).
A A A

ACEH TIMUR - Menjelang Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXXV Tahun 2020, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur melalui Dinas Syariat Islam (DSI) setempat mulai menyaring ratusan qari-qari'ah.

Penjaringan yang nantinya dilanjutkan dengan pembinaan terhadap qaria-qariah 24 kecamatan itu dibagi dalam empat zona. Zona I meliputi Kecamatan Kecamatan Ranto Selamat, Serbajadi, Peureulak Timur, Sungai Raya, Bireim Bayeun, dan Simpang Jernih. Lokasi pembinaan dipusatkan di Aula Kantor Camat Ranto Selamat.

Sekanjutnya, Zona II meliputi Kecamatan Peureulak, Idi Timur, Peudawa, Peureulak Barat, Ranto Peureulak dan Peunarun. Untuk Zona II pembinaan dipusatkan di Aula Kantor Camat Peureulak.

Kemudian, Zona III meliputi Kecamatan Idi Rayeuk, Nurussalam, Darul Aman, Idi Tunong, Banda Alam dan Darul Ihsan. Lokasi pembinaan dipusatkan di Kantor Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh Timur di Idi Rayeuk.

Lalu, Zona IV meliputi Kecamatan Simpang Ulim, Madat, Pante Bidari, Julok, Indra Makmu, dan Darul Falah. Lokasi pembinaan Zona IV dipusatkan Aula Kantor Camat Simpang Ulim.

"Penjaringannya sudah kita mulai sejak 29 Februari dan akan berakhir 22 Maret 2020. Penjaringan ini kita lakukan disetiap zona selama dua hari," kata Kepala Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh Timur, Rusydi SAg, didampingi Kabid Syiar dan Islam, Saiful AMd, dan Tgk Syahrul MTA SSos, disela-sela Penjaringan Peserta MTQ di Aula Dinas Syariat Islam Aceh Timur, Minggu (15/3/2020) sore.

Ia mengatakan, program penjaringan qari-qariah yang dilakukan pihaknya adalah untuk membina putra-putri daerah agar mampu tampil maksimal dalam berbagai cabang yang diperlombakan di MTQ, mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi hingga ke tingkat nasional.

"Penjaringan para qari-qariah berbakat ini juga bagian dari langkah pemerintah dalam mendongkrak kualitas para qari-qariah dan hafiz-hafizah didaerahnya benar-benar berkualitas," ujar Rusydi.

Selama berlangsung penjaringan disetiap cabang MTQ, Pemkab Aceh Timur mengundang pelatih dari Provinsi Aceh seperti Drs H Jailani Mahmud, Drs H Amin Chuzaini MA,  M Thahir MD, H. M. Yusuf Djamil MA dan Baidawi Yacob.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...