Komisi IV DPRK Banda Aceh melakukan pertemuan dengan Kepala Dinas Kesehatan dan para kepala Pukesmas di Kota tersebut. Pertemuan ini membahas penanganan COVID-19 yang terus merambah di ibu Kota Provinsi Aceh. Ketua Komisi IV DPRK Banda Aceh Tati Meutia Asmara mengharapkan untuk daerah tersebut agar dilakukan pengadaan alat tes uji swab oleh Pemerimntah setempat. "Turut juga bertemu dengan direktur RSUD Meuraxa, dari pertemuan itu sangat banyak menemukan permasalahan baru, yaitu claster-claster baru yang terbentuk di Kota Banda Aceh," kata Tati Meutia Asmara kepada wartawan usai pertemuan dengan mitra kerja,Kamis (6/8/2020).

Pemindahan Ibukota Bisa Jadi Bencana Kalau Tidak Matang

FOTO | NETMardani Ali Sera
A A A

JAKARTA - Rencana Presiden Joko Widodo untuk memindah ibukota ke Kalimantan tidak boleh serampangan. Harus benar-benar dipikirkan secara matang, baik itu dampak jangka pendek maupun panjang bagi bangsa.

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengingatkan bahwa pemindahan pusat pemerintahan itu tidak boleh sebatas pikiran jangka pendek dan segelintir orang.

"Ide besar harus dimulai dari pikiran besar. Pemindahan Ibukota bisa jadi bencana kalau tidak kita jaga,” ujarnya di akun Twitter pribadi, Minggu (25/8).

Pemerintah harus memiliki landasan kuat, mulai dari filosofi, yuridis, sosiologis, ekonomi, ekologi, hingga pertahanan keamanannya.

Di satu sisi, Mardani menilai pemindahan ibukota sejatinya merupakan ide yang baik. Sebab dengan itu, Indonesia punya pusat pemerintahan yang dirancang mulai dari nol.

“Bisa didesain yang ekologis, yang humanis dan ekonomis. Saat yang sama juga mencerminkan nilai-nilai Indonesia, " imbuhnya.

"Dia bisa jadi legacy yang baik, warisan yang baik kalau melibatkan seluruh stakeholder. Ayo ini masalah kita bersama," pungkas wakil ketua Komisi II DPR itu

Sumber:RMOL.ID
Rubrik:NASIONAL

Komentar

Loading...