Baru Setahun Trump Menjabat,

Pemerintahan Amerika Serikat “Ditutup”

FOTO | AFPSarah Huckabee Sanders
A A A
Bagaimana bisa presiden dari Partai Republik, dan Republikan juga memiliki kursi mayoritas di DPR dan Senat tetapi tidak bisa menciptakan jalur untuk menjalankan pemerintahan?

WASHINGTON - Baru setahun pemerintahan Donald Trump, pemerintahan Amerika Serikat sudah mengalami shutdown atau ditutup. Kondisi ini terjadi karena parlemen dan pemerintah tidak menemui kesepakatan soal anggaran, sehingga, tanpa anggaran, pemerintah tidak bisa bekerja.

Para senator dari Partai Republik dan Demokrat menggelar rapat hingga Jumat tengah malam. Sebelumnya, Trump juga turun langsung untuk bernegosiasi dengan Senator Chuck Schumer dari New York, pimpinan Demokrat. Tetapi, semua itu tidak membuahkan hasil sehingga melewati tenggat Jumat tengah malam. Per Sabtu (20/1) pagi ini waktu setempat, mayoritas pemerintahan AS ditutup sementara.

Partai Republik gagal mengamankan 60 suara yang dibutuhkan untuk menyetujui anggaran pemerintah hingga 16 Februari.

Sarah Huckabee Sanders, juru bicara pemerintah, mengatakan kejadian shutdown ini merupakan tanggung jawab Schumer dan Demokrat. "Malam ini, mereka menempatkan politik di atas kepentingan keamanan nasional, militer dan keluarganya, dan negara sebagai pelayan warga AS," kata Sanders.

Sementara Demokrat menyalahkan Republikan yang tidak piawai dalam berpolitik. "Bagaimana bisa presiden dari Partai Republik, dan Republikan juga memiliki kursi mayoritas di DPR dan Senat tetapi tidak bisa menciptakan jalur untuk menjalankan pemerintahan?" kata Nita Lowey, anggota DPR Demokrat dari New York.

Partai Republik mengajukan rancangan anggaran hingga 16 Februari mendatang, dan proposal untuk memperpanjang Program Asuransi Kesehatan Anak untuk enam tahun ke depan. Sementara, Demokrat melihat prioritas lain seperti perlindungan imigran, meningkatkan belanja negara, memberikan bantuan bencana alam untuk Puerto Rico, dan meningkatkan belanja melawan epidemi opioid.

Pemerintah AS sudah mempersiapkan diri terhadap shutdown sejak Kamis kemarin. Pemberitahuan resmi akan diumukan pada Sabtu pagi kepada pemerintahan federal. Shutdown akan memengaruhi sekitar 1 juta personel militer, di mana mereka tidak digaji hingga shutdown berakhir. Sebagian operasi Kementerian Energi masih bisa berjalan karena tidak semuanya menggunakan dana pemerintah, begitu pula dengan jaminan sosial yang tidak terpengaruh.

Kode:47
Sumber:beritasatu.com
Rubrik:Dunia

Komentar

Loading...