Innalilahi wainnailaihi rojiun, Dimas Muhammad Andrean balita yang berusia 2 tahun ditemukan meninggal tenggelam dalam kolam di depan Cafe Pondok Indah, Kampung Karang Rejo Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah. Selasa (19/1/2021). Kapolres Bener Meriah, AKBP Siswoyo Adi Wijaya SIK melalui Kasubbag Humas Iptu Jufrizal SH menyebutkan, Dimas Muhammad Andrean pertama sekali ditemukan di dalam kolam oleh Kamarudin karyawan cafe Pondok Indah tersebut.

Harga Rapid Tes Antigen, Pulau Jawa Rp250 Ribu, Luar Jawa Rp275 Ribu

Pemerintah Ancam Sanksi bagi Pelanggar

Getty ImagesIlustrasi
A A A

JAKARTA - Pemerintah membuat regulasi yang mengatur harga tertinggi rapid test antigen, harga untuk Pulau Jawa sebesar Rp 250 ribu dan untuk luar Jawa sebesar Rp 275 ribu.

Sekretaris Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan Azhar Jaya dalam konferensi pers bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BKPP) di kantor BPKP Jakarta, menyebutkan bahwa dalam regulasi tersebut, diatur sanksi yang akan dijatuhkan jika ditemukan faskes yang berani mematok lebih tinggi dari yang telah ditentukan pemerintah.

“Tentu saja sanksi mulai dari pemberitahuan, kemudian pemanggilan sampai langkah-langkah yang lebih jauh terkait perizinan dan akan kita sesuaikan dengan berat ringannya pelanggaran, jadi terukur,” kata Azhar Jaya, pada Jumat (18/12/2020).

Regulasi tersebut diterbitkan pada 18 Desember 2020.

Regulasi berlaku pada semua fasilitas kesehatan (faskes) diantaranya rumah sakit baik negeri dan swasta di Indonesia.

Penetapan harga diputuskan oleh Kemenkes dan BPKP dengan memperhatikan berbagai komponen, yakni biaya administrasi, komponen antigen, tenaga kesehatan dan lainnya, demikian juga faktor keuntungan wajar yang bisa diambil rumah sakit atau klinik.

“Pemerintah sudah menerbitkan Surat Edaran (SE) tentang batasan tarif tertinggi rapid test antigen, pada 18 Desember 2020. Seluruh rumah sakit dan klinik swasta harus mengikuti kebijakan ini,” tegas Azhar Jaya.

Selanjutnya Dinas Kesehatan baik Provinsi maupun Kota dan Kabupaten harus melakukan pembinaan terkait pemberlakuan tarif tertinggi. "Jadi jelas harus diturunkan dan mengikuti SE ini,” kata Azhar Jaya lagi.

Harga Papua- Jakarta dan Banda Aceh berbeda

Selain itu, Azhar Jaya juga menjelaskan perbedaan harga rapid tes antigen antara di Jawa maupun luar Jawa.

Hal itu terjadi kata Azhar, karena faktor jarak dan jauhnya perjalanan beda maka terjadi perbedaan harga.

“Harga luar Jawa mempertimbangkan pertimbangan delivery sehingga tentu harga Papua dan Jakarta dan Banda Aceh beda,” kata Direktur Pengawasan Bidang Pertahanan dan Keamanan BPKP Faisal sebagaimana dilansir Jernih.co

Rubrik:KESEHATAN

Komentar

Loading...