Jalan akses menuju Samar Kilang Kecamatan Syiah Utama, Kubupaten Bener Meriah lumpuh total akibat longsor dan pohon tumbang.“Mungkin kejadianya tadi malam, soalnya kemaren sore anggota saya pulang jalannya masih baik-baik saja," ungkapnya. Munurut Mustakim, longsor tersebut menimpa separuh badan jalan dengan panjang mencapai 17 meter, namun pohon-pohon dari atasnya tumbang dan menutup badan jalan sehingga jalan tersebut tidak dapat dilalui untuk saat ini.

Pembagian BLT-DD di Rawang Itek Berjalan Sukses

BULKHAINISebanyak 166 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Gampong Rawang Itek Kecamatan Tanah Jambo Aye menerima dana Bantuan Langsung Tunai
A A A

ACEH UTARA - Sebanyak 166 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Gampong Rawang Itek Kecamatan Tanah Jambo Aye menerima dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa tahap II.

Pembagian BLT-DD tersebut berlangsung di Meunasah (Surau) setempat, Rabu (8/7/2020).

Keuchik Gampong Rawang Itek H Abu Bakar kepada wartawan menyatakan pembagian bantuan BLT-DD 2020 untuk masyarakat yang terdampak pandemi virus Corona selama tiga bulan. Per bulan mendapatkan sebesar Rp600 ribu.

“Pembagian pada tahap pertama jatah April kita berpedoman dalam PMK 40 pembagian sebesar 25 persen dari DD 2020 di peruntukan kepada 105 Kepala Keluarga (KK) dan mengingat di Desa kami banyak warga miskin maka pada tahap kedua jatah Mei kita berpedoman pada PMK 50 penambahan sebanyak 61 KK,"ujar Keuchik Abu Bakar.

Abu Bakar juga menyebutkan, Dana BLT untuk KPM sudah dipersiapkan sampai tiga bulan kedepan dimana pemerintah sudah mengeluarkan aturan baru dimana dana BLT itu ada penambahan tiga bulan terhitung bulan Juli, Agustus, dan September.

“Setiap KPM dalam perbulan atau per KK dibagi sebesar Rp300 ribu,” terang Abu Bakar.

Abu Bakar berharap untuk KPM penerima BLT semoga dana tersebut bisa dipergunakan sebaik-baiknya untuk kebutuhan keluarga dimasa pandemi virus Covid-19.

Dalam kesempatan itu, pemerintah Desa Rawang Itek juga menyesalkan terhadap pemberitaan di salah satu media online dengan judul “Bantuan Covid – 19 di Rawang Itek Jambo Aye Pilih Kasih,” menurut Keuchik pemberitaan tersebut sebenarnya tidak benar.

"Pasutri yang dimaksud dalam berita tersebut tidak berdomisili di Desa Rawang Itek dan mereka berdomisili di Desa Matang Drien, cuma Kartu Keluarganya aja di Rawang Itek dan Photo rumah yang dimuat di media online itu juga letaknya di Desa Matang Drien,” terang Geuchik.

Menurutnya selama ini pihak pemdes tidak mengenal dengan suaminya Intan yang menjadi sumber di berita itu dan kegiatan di Desa Rawang Itek tidak pernah ikut serta suaminya.

"Untuk ibunya Intan yang bernama Syamsiah ada kita bagikan BLT-DD,"[ungkas Keuchik Baka.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...