Sebanyak 20 orang warga di Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Aceh reaktif COVID-19 berdasarkan hasil tes cepat yang dilakukan Tim Satgas Gugus Penanggulangan COVID-19 kabupaten setempat. "Dari lebih kurang 100 orang yang dilakukan rapid tes, saat ini yang positif rapid test di Nagan Raya sebanyak 20 orang," kata Koordinator Dokter Satgas Penanggulangan COVID-19 Kabupaten Nagan Raya, Dr Edi Hidayat SPPD.

Pelajar SMP Blang Pulo Meninggal Dunia Usai Terseret Arus Sungai

ISTIMEWAJenazah korban terseret arus sungai
A A A

BENER MERIAHInnalilahi wainnailahi rajiun, Mirza (15) Warga Kampung Muyang Kute Mangku Kecamatan Bandar, Kabupaten Bener Meriah yang merupakan seorang pelajar Sekolah Mengah Pertama (SMP) 4 Blang Pulo meninggal dunia usai terseret arus sungai sepanjang 200 meter.

Ikhwal musibah hanyutnya pelajar SMP Blang Pulo itu begitu cepat Viral yang tersebar di akun-akun Facebook dan Group WhasApp (WA).

Dalam sebuah vedio yang tersebar, terlihat seorang bapak bapak sedang berupaya mengangkat tubuh Mirza yang terseret arus sungai di wilayah Tembolon Kecamatan Syiah Utama. Terlihat juga beberapa laki-laki ikut mengejar dari pinggir sungai untuk menolong.

Dalam video yang berdurasi sekitat 14 detik itu, terdengar seorang ibu-ibu yang berteriak meminta laki-laki yang ada di lokasi tempat rekreasi kawasan Tembolon untuk menolong orang yang hanyut yang sedang di bantu seorang laki-laki yang berada di dalam sungai tersebut.

Sepupu korban, Putra Mandala yang juga merupakan Ketua RAPI Bener Meriah melalui keterangan tertulisnya menyebutkan, mohon doa atas meningalnya adik sepupunya yang hanyut dan tengelam pada saat sedang mandi di Sungai daerah Atu Kul (tempat rekreasi) jalan Pondok Baru Samar Kilang.

Almarhum akan dikebumikan malam ini juga di Kampung Blang Jorong dikarenakan badan korban memar akibat terkena batu saat hanyut.

Ia menyebutkan, Mirza hanyut dari Atu Kul sepanjang 200 meter kearah bawah dan kejadian itu terjadi sekira pukul 15.00 wib Sabtu (1/8/2020).

Sementara dari informasi lainya, koronologis hanyutnya Mirza menyebutkan, pada hari Sabtu (1/8/2020) sekira jam 12 .00 wib korban bersama keluarga berangkat ke Atu Kul tujuan rekreasi sampai di Atu Kul korban mandi di sungai, naas korban hanyut (tengelam ) pada pukul 15.00 wib dan ditemukan oleh warga tembolon sudah tidak bernyawa lagi karena korban hanyut dari Atu Kul sampai di Tembolon.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...