Golkar,

Pecat Bupati Jombang Nyono Suharli

FOTO | SINDONEWSBupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko seusai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Minggu 4 Februari 2018.
A A A
Sebagai konsekuensi dari upaya mewujudkan Partai Golkar sebagai partai yang bersih, maka Partai Golkar segera dan telah menyatakan bahwa Pak Nyono diberhentikan dari ketua DPD Partai Golkar,

JAKARTA - Bupati Jombang, Nyono Suharli Wihandoko telah dicopot dari jabatan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi Jawa Timur (Jatim).

Nyono dipecat karena telah berstatus tersangka kasus suap terkait perizinan pengurusan jabatan di Pemerintah Kabupaten Jombang oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Sebagai konsekuensi dari upaya mewujudkan Partai Golkar sebagai partai yang bersih, maka Partai Golkar segera dan telah menyatakan bahwa Pak Nyono diberhentikan dari ketua DPD Partai Golkar," tutur Ketua Bidang Media dan Penggalangan Opini Partai Golkar Tubagus Ace Hasan Syadzily di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (5/2/2018). (Baca juga: KPK Tetapkan Bupati dan Plt Kadinkes Jombang sebagai Tersangka)

Kendati demikian, kata dia, Golkar masih mencari sosok Ketua DPD Provinsi Jawa Timur pengganti Nyono.

Ace mengakui ada beberapa nama yang sedang digodok partainya untuk ditempatkan sebagai ketua DPD Provinsi Jawa Timur itu.

"Partai Golkar saat ini masih menggodok nama-nama yang akan dijagokan sebagai calon Plt dan itu berasal dari pengurus DPP Partai Golkar beberapa nama diantaranya Taufik Hidayat, Adies Kadir, dan Zainudin Amali," tuturnya.

Nyono diduga menerima suap dari Pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang Inna Silestyanti. Dia terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Sabtu 3 Februari 2018.

Partai Golkar saat ini masih menggodok nama-nama yang akan dijagokan sebagai calon Plt dan itu berasal dari pengurus DPP Partai Golkar beberapa nama diantaranya Taufik Hidayat, Adies Kadir, dan Zainudin Amali,
Kode:47
Sumber:sindonews.com
Rubrik:Nasional

Komentar

Loading...