Patung Liberty Hampir Dirancang agar Bisa Berbicara

FOTO | GETTY IMAGESPatung Liberty
A A A

MUNGKIN semua orang termasuk Anda sudah tidak asing dengan nama Lady Liberty. Patung setinggi 92 meter itu, ternyata bukan hanya sekadar ikon populer di Amerika Serikat.

Patung ini juga menyimbolkan berakhirnya perbudakan di Negeri Paman Sam. Untuk menghormati ulang tahunnya yang ke-130 tahun, penulis Liberty’s Torch: The Great Adventure to Build the Statue of Liberty, Elizabeth Mitchell, memaparkan sejumlah fakta unik tentang patung Lady Liberty yang mungkin belum Anda ketahui.

Berikut ulasannya, sebagaimana dilansir dari Travelandleisure:

Thomas Edison hampir membuat patung Lady Liberty berbicara
Masih ingatkah Anda dengan Thomas Alva Edison? Penemu bohlam lampu ini ternyata pernah berencana untuk membuat patung Lady Liberty bisa berbicara. Ia berencana meletakkan phonograph besar dalam patung tersebut. "Ia ingin membuat Lady Liberty berbicara dan terdengar di seluruh northernmost Manhattan. Untungnya rencana tersebut gagal, karena itu terdengar mengerikan," ujar Mitchell.

Mitos bahwa patung Lady Liberty hadiah dari Pemerintah Prancis
Rumor yang selama ini beredar mengatakan, patung Lady Liberty merupakan hadiah dari Pemerintah Prancis untuk Amerika. Namun pada kenyataannya, seluruh biaya pembangunan patung tersebut berasal dari publik Amerika, meski ide dan pemahatnya berasal dari Prancis, yakni Auguste Bartholdi.

Rantai di kaki Lady Libery melambangkan akhir dari Perang Saudara
Berkat keterlibatan aktivis penentang perbudakan asal Prancis, Edouard de Laboulaye, patung Lady Liberty juga dibangun untuk merayakan akhir dari perbudakan di Amerika. Hal ini dapat dilihat dari sebuah ukiran rantai yang rusak di kakinya.

Enam bulan setelah diresmikan Lady Liberty hampir dilupakan
Kejadian ini bermula ketika seorang wartawan tengah mengunjungi Liberty Island untuk melihat secara langsung kemegahan patung itu. Tapi tak disangka, kondisi patung Lady Liberty terlihat tidak terawat. “Ini menunjukkan seberapa cepat orang kehilangan minat untuk melihat patung tersebut. Untungnya hal tersebut tidak berlangsung lama,” pungkas Mitchell.

Sumber:okezone.com
Rubrik:Travel

Komentar

Loading...