Pekan Depan,

Park Geun-hye Diperiksa Terkait Korupsi

FOTO | ISTIMEWAJaksa Korsel pekan akan memanggil Park Geun-hye untuk diperiksa terkait kasus korupsi.
A A A

SEOUL - Jaksa Korea Selatan (Korsel) memanggil mantan Presiden Park Geun-hye untuk diperiksa terkait skandal korupsi yang berujung pada pemakzulan dirinya. Pada akhir pekan lalu, Mahkamah Konstitusi (MK) Korsel mempertegas putusan parlemen untuk memakzulkan Park Geun-hye.

"Park telah dipanggil untuk diinterogasi pada tanggal 21 Maret pukul 09.30," kata kantor Jaksa Korsel melalui pesan teks kepada media seperti dikutip dari Reuters, Rabu (15/3/2017).

Saat menjabat sebagai Presiden, Park menolak diperiksa berlindung dibalik kekebalannya sebagai orang nomor satu di negara itu. Menurut pengacaranya, Park siap bekerja sama dengan jaksa penyelidik dan akan bersikap aktif setelah kekebalan yang diterimanya hilang. "Kami akan bekerja sama sepenuhnya dengan penyelidikan," kata pengacara Park, Son Bum-kyu, seperti dikutip dari Washington Post.

Jaksa telah merekomendasikan 13 dakwaan terhadap Park, termasuk suap dan penyalahgunaan kekuasaan. Mereka menyatakan bahwa Choi Soo-sil, teman Park, berencana untuk mengambil suap sebesar USD37 juta dari Samsung. Suap itu sebagai imbalan untuk kebijakan yang menguntungkan bagi konglomerat terbesar di negara itu. Jaksa mengatakan jika Park mengetahui rencana tersebut.

Pemakzulan terhadap Park Geun-hye adalah pertama kalinya bagi seorang presiden yang terpilih secara demokratis. Pemakzulan Park akan membantu mengakhiri kekosongan politik Korsel selama tiga bulan terakhir, yang kini bersiap melakukan pemilu presiden untuk mencari pengganti wanita berusia 65 tahun itu.

Kode:47
Sumber:sindonews.com
Rubrik:Dunia

Komentar

Loading...