Jalan akses menuju Samar Kilang Kecamatan Syiah Utama, Kubupaten Bener Meriah lumpuh total akibat longsor dan pohon tumbang.“Mungkin kejadianya tadi malam, soalnya kemaren sore anggota saya pulang jalannya masih baik-baik saja," ungkapnya. Munurut Mustakim, longsor tersebut menimpa separuh badan jalan dengan panjang mencapai 17 meter, namun pohon-pohon dari atasnya tumbang dan menutup badan jalan sehingga jalan tersebut tidak dapat dilalui untuk saat ini.

Pansus DPRK Belum Temukan Penyelewengan Dana Covid-19

SAMSUDINKetua Pansus satu DPRK Bener Meriah Edy Julkifli
A A A

BENER MERIAH – DPRK Bener Meriah membentuk panitia khusus menyangkut pengunaan anggaran penanganan Covid-19, dan pembangunan Taman Harmoni. Pembentukan pansus itu menindaklanjuti desakan Aliansi Bersama untuk Masyarakat Bener Meriah (Abuya-BM).

Pansus DPRK Bener Meriah terbentuk dua tim yakni Tim Pansus satu yang membidangi Pemerintahan, Keuangan dan Pembangunan. Sedangkan Tim Pansus dua membidangi Perekonomian, Keistimewaan Aceh, dan Kesejahtraan Rakyat.

Pansus tersebut sudah berlangsung sejak 24 Juni 2020 yang diagendakan hingga sampai 30 Juni 2020, namun DPRK Bener Meriah kembali memperpanjang pelaksanaan Pansus hingga 9 Juli mendatang lantaran masih banyak dinas yang belum di panggil.

“Kita sudah melakukan Pansus beberapa hari lalu dengan memangil beberapa SKPK untuk menjelaskan terkait pengunaan anggaran selama Covid-19, dan karena masih ada empat Dinas lagi yang belum di panggil maka kemungkinan Pansus akan berlangsung hingga 9 Juli nanti,"kata Ketua Pansus satu DPRK Bener Meriah Edy Julkifli saat dikonfirmasi di Gerabi Caffee usai menjamu kunjungan rombongan DPRK Gayo Lues, Selasa (7/7/2020).

Edy Julkifli menyebutkan, hingga saat ini pihaknya belum menemukan adanya penyimpangan-penyimpangan terkait pengunaan anggaran untuk menangani Covid-19.

"Kendati demikian kita belum dapat menyimpulkan apakah ada atau tidak ada temuan dalam Pansus ini karena masih ada empat Dinas lagi yang belum kita periksa,"ujarnya.

Adapun Dinas yang belum dipanggil oleh Tim Pansus satu diantaranya Dinas Keuangan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PU dan Dinas Pariwisata.

“Sebenarnya hari ini jadwalnya akan kita laksanakan lagi namun kebetulan tadi ada Kunjungan Kerja (Kunker) dari DPRK Gayo Lues mungkin besok kita lanjutkan,"ujar Ketua PNA Bener Meriah ini.

Lebih lanjut Edy menerangkan, dari Dinas-dinas yang sudah dilakukan Pansus sejauh ini belum ditemukan penyelewengan terkait pengunaan anggaran untuk penanganan Covid-19 seperti di RSUD Munyang Kute dan sejumlah Puskesmas yang telah merealisasikan sebanyak 1 milyar.

"Dan masih ada tersisa anggaran sejumlah Rp120 juta dari anggaran yang diplot dan hal itu masih sesuai dengan yang kita lihat,"jelas Edy

Sementara menyangkut pembangunan Taman Harmoni, pansus DPRK Bener Meriah mengaku belum memanggil dinas terkait, sehingga tidak bisa menyampaikan lebih lanjut.

“Diawal kita merencanakan memangil pihak perbankan terkait anggaran yang digelontorkan namun kita telah mendapat kejelasan bahwasanya sekitar Rp700 juta yang dialokasikan sehingga nanti kita hanya memangil pihak pengelola untuk meminta kejelasan peruntukan anggaran yang digunakan tersebut,"pungkas anggota DPRK dua priode itu.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...