Bupati Aceh Besar:

Pahami Syariat Islam di Aceh Jangan Setengah-Setengah

FOTO | ISTIMEWAIntruksi Bupati Aceh Besar
A A A
Kami pemerintah Aceh Besar tetap berkomitmen menerapkan syriat Islam, kita berharap Bandara SIM Aceh Besar menjadi contoh agar menjadi bandara yang halalan tayyiban, dan seluruh perusahaan penerbangan dapat bekerjasama untuk mewujudkan ini

ACEH BESAR - Bupati Aceh Besar Mawardi Ali mengatakan, pelaksanaan syariat Islam di Aceh bukan untuk kalangan tertentu saja, tapi harus diterapkan untuk semua elemen dan warga yang ada di Aceh.

“Jangan keliru memahami makna pelaksanaan syariat Islam di Aceh, semua aspek harus diperhatikan, Aceh punya kewenangan untuk melaksanakan syariat Islam, pahami syariat Islam di Aceh harus utuh,” kata Bupati Aceh Besar Mawardi Ali pada peresmian gedung sekolah SD Lhokseumawe Blang Bintang, Selasa 6 Februari 2018.

Provinsi Aceh sudah lama memberlakukan syariat Islam, sesuai perintah Undang-undang nomor 44 tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Keistimewaan di Aceh, kemudian diperkuat dengan UU Nomor 11 tahun 2006 tentang Pemerintah Aceh.

“Berdasar dua dasar hukum ini sangat jelas bahwa Aceh daerah khusus,” kata Mawardi Ali

Menurut mantan anggora DPRA ini, banyak kalangan dari luar Aceh memahami penerapan syariat Islam secara sepotong-sepotong, dan dianggap tidak memmilik dasar hukum. Sehingga imbauan yang dikeluarkan Bupati Aceh Besar beberapa waktu lalu tentang wajib memakai busana muslimah bagi pramugari diperdebatkan oleh pihak luar.

“Kami pemerintah Aceh Besar tetap berkomitmen menerapkan syriat Islam, kita berharap Bandara SIM Aceh Besar menjadi contoh agar menjadi bandara yang halalan tayyiban, dan seluruh perusahaan penerbangan dapat bekerjasama untuk mewujudkan ini, kata Mawardi Ali.

Penulis:Saifuddin
Editor:Zulk Muck
Kode:47
Rubrik:AcehAceh Besar

Komentar

Loading...