Obama Tinggalkan Surat Tulisan Tangan untuk Trump di Ruang Oval

e6a8e359-5006-4133-86bf-8cadeaa53e8d_169
A A A

WASHINGTON DC - Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama meninggalkan surat khusus untuk Presiden AS Donald Trump. Surat yang ditulis tangan oleh Obama itu ditinggalkan di meja Ruang Oval Gedung Putih, ruang kerja Presiden AS.

Seperti dilansir CBS News, Sabtu (21/1/2017), meninggalkan surat tulisan tangan pada hari terakhir menjabat untuk Presiden AS yang baru, telah menjadi tradisi kepresidenan AS. Pada Jumat (20/1) pagi waktu setempat, sebelum menjamu Trump, Obama menyempatkan diri meninggalkan surat untuk Trump.

Dalam foto-foto yang dirilis Reuters, terlihat Obama untuk terakhir kalinya berada di dalam Ruang Oval Gedung Putih sambil membawa secarik kertas. Obama kemudian terlihat meletakkan secarik kertas itu di atas meja kerja Presiden AS yang ada di Ruang Oval.

Isi surat Obama untuk Trump tidak dirilis ke publik. Namun biasanya surat semacam itu berisi semangat dan wejangan dari Presiden AS yang akan mengakhiri jabatannya kepada Presiden AS yang baru dilantik.

Namun ketika keluar meninggalkan Ruang Oval untuk terakhir kalinya, Obama terlihat bersemangat sambil tersenyum kepada wartawan yang menantinya di halaman Rose Garden Gedung Putih. Tidak ada raut kekhawatiran maupun cemas pada wajah Obama.

Momen itu terjadi sebelum Trump dilantik, tepatnya sesaat sebelum Obama menjamu Trump dan istrinya Melania untuk minum teh bersama di Gedung Putih. Dari Gedung Putih, Obama dan Trump berangkat bersama-sama ke Gedung Capitol.

"Apakah Anda merasa nostalgia?" tanya wartawan kepada Obama, seperti dilansir CNN.

"Tentu saja," jawabnya sembari tetap berjalan, namun menoleh ke arah wartawan.

"Ada kata-kata terakhir untuk rakyat Amerika?" tanya wartawan lainnya menimpali.

"Terima kasih," ucap Obama singkat, sambil berlalu.

Sumber:detik.com
Rubrik:Dunia

Komentar

Loading...