Amerika Serikat

Nyatakan Tidak Berencana Hentikan Latgab dengan Korsel

FOTO | ISTIMEWAMenteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) James Mattis mengatakan tidak ada pertimbangan untuk menunda lebih banyak latihan militer dengan Korea Selatan
A A A

WASHINGTON - Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS), James Mattis mengatakan, tidak ada pertimbangan untuk menunda lebih banyak latihan militer dengan Korea Selatan (Korsel), setelah Presiden AS Donald Trump membatalkan latihan yang direncanakan digelar musim panas ini.

Trump membuat keputusan itu sebagai konsesi untuk Korut di tengah upaya AS untuk denuklirisasi Semenanjung Korea, menyebut latihan itu sangat provokatif. Namun, kemajuan denuklirisasi tampaknya terus melambat, sebuah fakta yang diakui Trump pekan lalu ketika ia membatalkan rencana perjalanan Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo ke Pyongyang.

"Kami akan bekerja sangat erat, seperti yang saya katakan, dengan Menteri Luar Negeri, dan apa yang perlu dia lakukan tentu akan kami lakukan untuk memperkuat usahanya. Tetapi pada saat ini, tidak ada diskusi tentang penangguhan lebih lanjut," kata Mattis.

"Kami tidak membuat perubahan pada program latihan saat ini," sambungnya dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Anadolu Agency pada Rabu (29/8).

Mattis mengatakan, keputusan Trump untuk membatalkan latihan yang direncakan akan digelar pada musim panas ini adalah ukuran "itikad baik" setelah Trump duduk dengan pemimpin Korea Utara (Korut), Kim Jong-un di Singapura Juni lalu.

AS telah melakukan latihan militer dengan Korsel sejak 1950-an dan memiliki sekitar 28 ribu tentara yang ditempatkan di sana.

Kode:47
Sumber:sindonews.com
Rubrik:Dunia

Komentar

Loading...