Kim Jong-un Tertawa

Nonton Rudal untuk Hancurkan Kapal Perang AS

FOTO | REUTERSPemimpin Korea Utara Kim Jong-un tertawa melihat uji tembak rudal-rudal barunya.
A A A

Kami menilai bahwa Korut bermaksud untuk memamerkan berbagai kemampuan rudalnya, menampilkan kemampuan penargetannya yang tepat, dalam bentuk demonstrasi bersenjata melawan kapal yang berkaitan dengan kelompok kapal perang Angkatan Laut AS dan latihan angkatan laut bersama,

Roh Jae-cheon Juru Bicara untuk Kepala Staf Gabungan Korea Selatan

PYONGYANG - Kim Jong-un, pemimpin Korea Utara (Korut) tertawa saar menonton uji tembak rudal-rudal baru yang diklaim bisa untuk menghancurkan kapal perang Amerika Serikat (AS). Aksi tertawa pemimpin rezim Pyongyang ini direkam pada Kamis, 8 Juni 2017, tepat saat sejumlah rudal ditembakkan dari Wonsan.

Rekaman video juga menunjukkan senjata-senjata rezim Kim Jong-un itu dikirim ke lokasi peluncuran dengan kendaraan lapis baja berukuran besar.

“Roket peluncur tipe baru ini merupakan serangan yang kuat yang mampu menyerang kelompok kapal perang musuh manapun yang mengancam Korut,” tulis KCNA mengutip seorang pejabat Korut, kemarin.

Rudal-rudal itu ditempatkan dalam posisi siap tembak sebelum dilesatkan ke udara. Ketika rudal-rudal tersebut mencapai target yang mengambang di laut, diktator muda Korut itu tertawa bersama para kroninya.

Tidak diketahui berapa banyak rudal yang ditembakkan militer Pyongyang. Namun, Direktur Keamanan Nasional Korea Selatan Chung Eui-yong mengklaim bahwa Korut meluncurkan empat rudal jarak pendek dari kota pesisir selatan Wonsan.

Menurut laporan terbaru KCNA yang dirilis kemarin, Pyongyang berhasil menguji tembak jenis rudal baru yang bisa menyerang kapal perang musuh.

Menurut militer Korea Selatan rudal-rudal yang ditembakkan militer Korut dari Kota Wonsan terbang sekitar 200 kilometer (125 mil) dan mendarat di perairan antara Semenanjung Korea dan Jepang. Area itu merupakan situs di mana kapal induk AS USS Carl Vinson dan USS Ronald Reagan menyelesaikan latihan perang gabungan dengan Angkatan Laut Korea Selatan pekan lalu.

”Kami menilai bahwa Korut bermaksud untuk memamerkan berbagai kemampuan rudalnya, menampilkan kemampuan penargetannya yang tepat, dalam bentuk demonstrasi bersenjata melawan kapal yang berkaitan dengan kelompok kapal perang Angkatan Laut AS dan latihan angkatan laut bersama,” ujar Roh Jae-cheon, juru bicara untuk Kepala Staf Gabungan Korea Selatan, seperti dikutip IB Times, Sabtu (10/6/2017).

Uji tembak rudal-rudal rezim Kim Jong-un ini telah menjadi masalah bagi Presiden Korea Selatan Moon Jae-in, yang telah menunjukkan minat untuk mendatangi Korut.

Kode:47
Sumber:sindonews.com
Rubrik:Internasional

Komentar

Loading...