Nikmati Atraksi Ungge Bareh di Pulau Mangki (Bagian II)

A A A

Pulau Mangki terletak di perairan laut Gosong ­Telaga, Aceh Singkil. Tepatnya dikordinat N208 ’51.9684 E9807 ’30.396. Tidak terlalu jauh dari garis Pantai Saragian, Gosong Telaga Selatan. ­Kalau menaiki boat jarak tempuhnya, hanya ­berkisar satu jam perjalanan. Inilah sisi lain dari keindahan pariwisata di Kabupaten Aceh Singkil, selain Pulau Banyak dengan 99 gugusan kepalauannya. Ada objek wisata bahari lain di Aceh Singkil yang tak kalah menarik dan eksotis, yaitu, Pulau Mangki.

Jika Anda datang dan berada di sana, searah mata memandang, perhatian pasti tertuju pada keindahan pesona alam yang luar biasa eloknya. Ada rimbunan vegetasi tumbuhan mangrove yang hijau, pasir putih nan cantik, serta panorama alam bawah laut yang rancak dengan terumbuh karang dan ikan hias yang berwarna-warni berkejar-kejaran di ce­lah-celah bebatuan. Di Pulau Mangki ini, Anda dapat menyaksikan fenomena alam yang menakjubkan. Ribuan Burung Perling (aplonis penayensis) atau warga setempat menyebut dengan Ungge Bareh, secara bergerombol dan jumlah yang besar keluar dari semak-semak. Lalu Burung-burung itu berkejar-kejaran dan membentuk atraksi yang memukau.

Saban hari menjelang pagi, ribuan Burung Perling terbang membumbung tinggi, melayok-melayok, ber­kejar-kejaran mengitari pulau. Saat terbang burung-burung itu beratraksi, melakukan menuver, mem­­bentuk figura atau formasi tersendiri. Terkadang formasi horizontal, vertikal, dan melingkar. Tak jarang, formasi menukik ke hamparan permukaan air laut. Setelah kelelahan terbang, burung-burung tadi bertengger di ranting-ranting kayu yang terdapat di pulau yang tak berpenghuni itu. Kemudian dalam hitungan menit, burung-burung tadi terbang lagi. Mengundang decak kagum dan takjub siapa saja yang melihatnya. “Subhanallah, Alhamdulillah, Allahu Akbar. Betapa indahnya alam semesta ciptaan Allah dengan segala isinya. Atraksi yang dilakonkan burung-burung perling ini, sungguh menakjubkan.

Di perairan laut Gosong Telaga ada juga pulau lain, seperti Pulau Mangki Ketek, Pulau Lipan, Pulau Birahan, dan Pulau Panjang yang berada di perbatasan laut Aceh dengan Sumatera Utara. Pulau-pulau ini, memiliki daya tarik dan fungsi tersendiri. Bagi nelayan, pulau-pulau ini dijadikan tempat persinggahan saat melaut. Apa lagi saat badai atau ombak besar datang menghadang. Warga acap singgah di pulau ini. Sedangkan bagi warga lainnya terutama para karyawan dan pegawai negeri, baik yang ada di Aceh Singkil maupun yang datang dari daerah lain, pada saat libur sering menjadikan pulau ini sebagai tempat melawan suntuk dengan aktifitas memancing dan menjala ikan. “Setiap pekan, ada saja warga yang meminta untuk diantarkan ke pulau ini de­ngan tujuan memancing.”

Para nelayan “dadakan” asyik­-masyuk memancing di tubir-tubir karang yang terdapat di pulau-pulau tadi. Berbagai jenis ikan, berhasil mereka tangkap. Sehingga mereka puas dan saat lain, mereka datang lagi. Keindahan pulau-pulau di perairan laut Gosong Telaga, tak kalah menariknya dengan kepulauan lain. Karena itu, layak pulau-pulau ini dijadikan destinasi objek wisata bahari murah meriah di Aceh Singkil.

Nah, tunggu apalagi, berkunjunglah ke Bumi Syech Abdurrauf Al-Singkili, nikmati keindahan alam, anugrah dari sang pencipta alam s­emesta.

MODUSACEH.CO

Rubrik:Traveling

Komentar

Loading...