Israel Punya Senjata Baru,

Netanyahu Tebar Ancaman

FOTO | ISTIMEWAPerdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.
A A A
Siapa pun yang mencoba untuk menyerang kita akan dihantam, mereka yang mengancam keberadaan kita menempatkan diri dalam bahaya eksistensial,

JERUSALEM - Perdana Menteri Benjamin Netanyahu memperingatkan musuh-musuh Israel. Netanyahu menyatakan musuh-musuh Israel menempatkan diri dalam bahaya eksistensial jika mereka menyerang negara Yahudi itu.

Pada upacara peresmian rudal pencegat bersama AS-Israel, Netanyahu mengatakan membela negara sangat penting. "Siapa pun yang mencoba untuk menyerang kita akan dihantam, mereka yang mengancam keberadaan kita menempatkan diri dalam bahaya eksistensial," katanya seperti dikutip dari Independent, Senin (3/4/2017).

David Sling, dimaksudkan untuk melawan rudal jarak menengah yang dimiliki oleh militan Hizbullah yang didukung Iran di Libanon, resmi operasional pada upacara tersebut, kata militer Israel.

Ini menandai selesainya sistem multi-tier yang mencakup rudal Arrow, yang dirancang untuk mencegat rudal balistik jarak jauh di stratosfer dengan sasaran pada Iran, dan Iron Dome, yang mencegah serangan roket jarak pendek dari Gaza.

Rudal Arrow baru-baru ini digunakan untuk mencegat roket anti pesawat yang ditembakkan ke jet tempur Israel oleh Suriah bulan lalu.

Militer Israel mengatakan menembak jatuh salah satu dari beberapa roket anti pesawat yang menembaki pesawat-pesawat tempur Israel yang dilepaskan Suriah. Insiden itu menjadi insiden militer paling serius antara kedua tetangga yang bermusuhan dalam beberapa tahun terakhir.

Para pejabat angkatan udara mengatakan empat jet Israel melakukan misi untuk menghancurkan konvoi senjata yang ditujukan untuk kelompok militan Lebanon yang didukung Iran Hizbullah. Jet-jet tersebut diserang oleh tiga rudal Suriah, di mana salah satunya berhasil dicegat oleh Arrow.

Menteri Pertahanan Israel mengancam untuk menghancurkan sistem pertahanan udara Suriah "tanpa ragu" jika mereka digunakan untuk menargetkan pesawat perang Israel lagi.

Kode:47
Sumber:sindonews.com
Rubrik:Dunia

Komentar

Loading...