Akibat tingginya curah hujan mengakibatkan dua unit rumah warga Kampung Lampahan Timur, Kecamatan Timah Gajah, Kabupaten Bener Meriah tertimbun tanah longsor, Jumat (15/1/2021). Selain itu, satu unit gudang yang berada di dekat rumah ikut tertimbun. Plt Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Bener Meriah, Safriadi melalui Kabid Kedaruratan, Anwar Sahdi menyampaikan, dua rumah warga yang tertimbun bagian dapurnya itu yakni rumah, Musliadi dan Muklis yang merupakan Reje Kampung Setempat.

Rumah Warga Terancam Ambruk

Mukhtar Daud Tinjau Abrasi Sungai Jambo Aye

BULKHAINIAnggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Mukhtar Daud meninjau abrasi sungai Jambo Aye di Gampong Teupin Gajah
A A A

ACEH UTARA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari Fraksi Partai Nangroe Aceh (PNA) Mukhtar Daud meninjau abrasi sungai Jambo Aye di Gampong Teupin Gajah, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara.

Abrasi sungai Jambo Aye yang terjadi pada Jum'at pagi (4/12/2020) menyebabkan tiga rumah warga terancam ambruk ke sungai.

"Ketiga rumah warga yang terancam ambruk ke sungai diantaranya rumah Keuchik Teupin Gajah Muhammad Yusuf serta dua rumah warga yaitu Hasbi dan Sayuti,"kata Keuchik Tar sapaan akrab Mukhtar Daud di sela-sela Reses III tahun 2020.

Dikatakan Keuchik Tar, Kondisi saat ini akibat abrasi Sungai Jambo aye memang sangat rawan dan mengkhawatirkan, apalagi saat ini satu rumah warga sudah hampir ambruk ke sungai.

“Ini sudah sangat rawan, satu rumah milik Hasbi hampir ambruk ke sungai Jambo Aye dan ini harus segera ditangani,” ujar Keuchik Tar.

Ia meminta kepada Gubernur Aceh untuk segera menanganinya dengan memasang pengaman tebing sungai sepanjang 100 meter.

"Jika tidak ditangani secepatnya, tidak dipungkiri, tiga rumah warga akan ambruk ke sungai Jambo Aye, apalagi di saat musim hujan seperti ini, debit air di sungai Jambo Aye semakin tinggi dan air sungai pun sangat deras,"ungkapnya.

Sementara itu, Keuchik Teupin Gajah Muhammad Yusuf Kepada acehimage.com menyampaikan selama tiga tahun terakhir, abrasi sungai Jambo Aye semakin meluas.

"Tadi pagi sekitar pukul 9:30 WIB hujan deras melanda Gampong Teupin Gajah dan satu rumah yang berdampingan dengan rumah saya sekitar 6 meter tanahnya abrasi ke sungai, jika hujan tidak reda dikhawatirkan rumah mereka akan hanyut ke sungai,"jelas Keuchik Yusuf.

Oleh karena itu, Yusuf berharab agar Pemerintah Aceh maupun Dinas terkait untuk segera menangani abrasi sungai Jambo Aye sebelum rumah warga terbawa arus sungai.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...