Innalilahi wainnailaihi rojiun, Dimas Muhammad Andrean balita yang berusia 2 tahun ditemukan meninggal tenggelam dalam kolam di depan Cafe Pondok Indah, Kampung Karang Rejo Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah. Selasa (19/1/2021). Kapolres Bener Meriah, AKBP Siswoyo Adi Wijaya SIK melalui Kasubbag Humas Iptu Jufrizal SH menyebutkan, Dimas Muhammad Andrean pertama sekali ditemukan di dalam kolam oleh Kamarudin karyawan cafe Pondok Indah tersebut.

MUI Desak Pemerintah Tolak Buka Hubungan Dengan Israel

Logo MUI
A A A

JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak pemerintah tidak membuka hubungan dengan Israel dan tetap konsisten mendukung perjuangan rakyat Palestina.

Pemerintah harus menolak normalisasi hubungan dengan Israel. "Jangan sampai karena pertimbangan- pertimbangan ekonomi, misalnya, kita sebagai bangsa mengorbankan apa yang telah menjadi sikap dan kepribadian serta keyakinan kita selama ini," ujar Ketua Bidang Luar Negeri MUI Sudarnoto Abdul Hakim lewat keterangan tertulis, Selasa, 15 Desember 2020.

Dikatakan oleh Sudarnoto, sejak awal, Indonesia sudah konsekuen dengan identitasnya sebagai bangsa yang anti penjajahan.

"Semua orang sudah tahu bahwa Israel adalah negara penjajah dan telah menjajah tanah air dan rakyat Palestina dalam waktu yang lama," ungkapnya.

Untuk itu, MUI meminta kepada pemerintah, khususnya kepada Kementerian Luar Negeri dan untuk terus berjuang di pentas dunia bagi kemerdekaan rakyat palestina.

"MUI akan senantiasa memberikan dukungan sepenuhnya terhadap upaya melawan imperialisme Israel," ujarnya.

Indonesia tetap berpegang terhadap konstitusi

Sebelumnya, Kemeterian Luar Negeri (Kemlu) RI menanggapi pemberitaan bahwa Israel akan melakukan normalisasi hubungan dengan Indobesia, pihaknya menegaskan hingga saat ini Indonesia tidak melakukan proses apapun terkait normalisasi hubungan dengan Israel.

Kabar Indonesia ingin melakukan normalisasi hubungan dengan Israel secara publik pertama kali dikabarkan oleh media Israel, The Jerusalem Post pada Ahad lalu.

"Tetapi Kemlu RI tidak melakukan langkah-langkah seperti yang dituliskan oleh media, dan saya tidak tahu latar belakang tulisan tersebut," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Teuku Faizasyah, dilansir CNNIndonesia.com.

Faizasyah menyatakan sampai saat ini pemerintah Indonesia masih tetap berpegang terhadap konstitusi dan melanjutkan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina.

"Pelaksanaan politik luar negeri yang dijalankan Kemlu dalam konteks konflik Palestina- Israel senantiasa berpegang pada amanat konstitusi," tegas Faizasyah.

Rubrik:NASIONAL

Komentar

Loading...