Akibat tingginya curah hujan mengakibatkan dua unit rumah warga Kampung Lampahan Timur, Kecamatan Timah Gajah, Kabupaten Bener Meriah tertimbun tanah longsor, Jumat (15/1/2021). Selain itu, satu unit gudang yang berada di dekat rumah ikut tertimbun. Plt Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Bener Meriah, Safriadi melalui Kabid Kedaruratan, Anwar Sahdi menyampaikan, dua rumah warga yang tertimbun bagian dapurnya itu yakni rumah, Musliadi dan Muklis yang merupakan Reje Kampung Setempat.

Ada Gerangan Apa

Muhammadiyah Tiba-Tiba Menarik Semua Dana dari Bank Syariah Indonesia?

NETIlustrasi
A A A

JAKARTA - Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah mengkaji menarik seluruh dana yang tersimpan di Bank Syariah Indonesia. Nantinya, dana tersebut dialihkan ke bank syariah lainnya.

Setelah mengkaji, PP Muhammadiyah mempertimbangkan untuk menarik penempatan dana di Bank Syariah Indonesia. Diprediksi total dana Muhammadiyah di Bank Syariah Mandiri saat ini mencapai lebih dari Rp6 triliun.

Kendati demikian Muhammadiyah tidak menyebut besaran dana yang akan ditarik dan bank syariah mana yang nantinya akan menyimpan peralihan dana dari Bank Syariah Indonesia.

Menurut Ketua Bidang Ekonomi PP Muhammadiyah Anwar Abbas menyatakan, yang menjadi mitra baru nanti tentunya yang mau memiliki komitmen bersama muhammadiyah untuk memajukan ekonomi umat, ekonomi rakyat banyak dan UMKM.

"Baik dalam bentuk giro tabungan dan deposito kepada bank-bank syariah atau yang punya unit syariah," kata Anwar, dalam keterangan tertulis Rabu (16/12/2020).

PP Muhammadiyah katanya, akan membentuk satu tim khusus yang diisi oleh para ahli keuangan, para banker dan mantan-mantan banker serta mantan-mantan regulator untuk mempersiapkan penarikan seluruh dana Muhammadiyah yang ada di Bank Syariah Indonesia dan memindahkan- nya ke bank syariah mitra yang baru yang mau berkomitmen bersama Muhammadiyah untuk membantu memajukan ekonomi umat/rakyat dan UMKM.

"Karena salah satu misi ekonomi Muhammadiyah adalah bagaimana Muhammadiyah lewat kerjasamanya dengan berbagai mitranya mau secara aktif membantu tujuan dan cita-cita Muhammadiyah untuk memberdayakan ekonomi umat/rakyat serta Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)," katanya.

Untuk itu, pihaknya berharap dengan tim yang segera dibentuk oleh PP Muhammadiyah agar dalam waktu dekat atau dalam waktu yang tidak terlalu lama sudah bisa menarik dan memindahkan semua dana yang ada di Bank Syariah Indonesia hasil merger tersebut.

Sebelumnya, PP Muhammadiyah angkat suara terkait komposisi Komisaris, Direksi dan Dewan Pengawas Syariah (DPS) PT Bank Syariah Indonesia hasil merger bank syariah yang baru diumumkan.

Hal ini perlu dipikirkan oleh Muhammadiyah karena Bank Syariah Indonesia sudah menjadi sebuah bank syariah milik negara yang besar dan sudah sangat kuat dimana bank ini akan menjadi 10 bank syariah terbesar di dunia.

Muhammadiyah tidak perlu lagi mendukung Bank SI

Anwar mengatakan, ada kemungkinan untuk Muhammadiyah tidak lagi perlu mendukung Bank Syariah Indonesia sehingga mungkin sudah waktunya untuk menarik dan mengalihkan semua dana yang ditempatkan di bank tersebut dan juga mengalihkan seluruh pembiayaan yang diterimanya kepada bank baru yang menjadi mitranya.

"Apakah itu bank negara syariah yang tidak ikut merger atau Bank Pembangunan Daerah (BPD) Syariah atau BPD yang ada unit syariahnya serta kepada bank-bank umum syariah atau bank-bank umum yang punya unit syariahnya," ujar Anwar.

Rubrik:NASIONAL

Komentar

Loading...