Aliansi Mahasiswa Aceh (AMA) kembali medesak Plt Gubernur untuk mempublikasikan penggunaan anggaran hasil refocusing maupun BTT dalam APBA 2020. AMA mengaku tidak berhenti menyuarakan hal tersebut sebelum tuntuntan mareka terpenuhi. Aliansi Mahasiswa Aceh memandang ada hal urgensi saat ini yang harus diprioritaskan oleh Pemerintah Aceh selama masa Pandemi COVID -19, seperti sektor kesehatan, pendidikan maupun sektor ekonomi.

Selamat!

Muhammad Akkral dan Fadhilaturrahmi Terpilih Menjadi Agam Inong Banda Aceh

HUMAS PEMKO BANDA ACEHMalam puncak penobatan Agam Inong Duta Wisata (Duwis) Kota Banda Aceh
A A A

BANDA ACEH — Malam puncak penobatan Agam Inong Duta Wisata (Duwis) Kota Banda Aceh akhirnya bergulir di Hotel Hermes Palace, Sabtu (6/8). Berbeda dari biasanya, malam puncak penobatan kali ini mengikuti protokol kesehatan dan para tamu undangan terbatas.

Dalam kesempatan ini, Muhammad Akkral dan Fadhilaturrahmi berhasil terpilih menjadi Agam dan Inong Duta Wisata Kota Banda Aceh tahun 2020.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Banda Aceh Iskandar mengucapkan selamat kepada kontestan terpilih. Ia berharap agar Agam dan Inong Duwis terpilih dapat menjadi agen perubahan dan Brand Ambasador dari pemerintah Kota Banda Aceh dalam mempromosikan pariwisata kepada wisatawan nusantara (wisnu) maupun wisatawan mancanegara (wisman).

“Dengan demikan, saya rasa peran duta wisata ini cukup besar nantinya dalam mempromosikan pariwisata Kota Banda Aceh,” ungkap Iskandar.

Menurut Iskandar, sektor pariwisata salah satu yang paling berdampak selama pandemi Coronavirus Disease (Covid-19), sehingga dibutuhkan usaha yang lebih keras dalam mempromosikan dalam rangka menyongsong masa pemulihan nantinya.

“Tentunya kita harus terus mempromosikan destinasi pariwisata di Kota Banda Aceh melalui media sosial yang memang paling mudah dan murah,” lanjutnya.

Untuk itu ia meminta agar Agam dan Inong Duwis Kota Banda Aceh terus mangasah dan mengembangkan diri supaya punya potensi yang lebih baik dalam mengemban tugasnya sebagai ikon kaum millenial di Kota Banda Aceh.

“Karena mereka dari kaum millenial tentu juga mempunyai jejaring yang besar dan penggunaan media sosial lebih mampu untuk dapat mempromoasikan pariwisata Kota Banda Aceh,” katanya.

“Kita harapkan organisasi duta wisata ini juga terus besinergi dengan pemerintah supaya kita bisa mempromosikan Banda Aceh lebih baik dengan harapan pasca Covid-19 akan banyak orang datang ke Banda Aceh pada saat zona hijau,” tambanya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Ikatan Agam Inong Duwis Kota Banda Aceh Muhammad Rizqy mengatakan, pihaknya sudah melakukan proses penyeleksian sejak bulan Februari 2020, mulai pra karantina hingga pertunjukan bakat. Namun, tertunda karena pandemi Covid-19 melanda wilayah Aceh pada bulan Maret lalu.

“Pasca itu kita harus menunggu dan berjuang untuk melanjutkan dan menuntaskan penobatan ini hingga selesai pada bulan ini,” jelasnya

Pihaknya juga terus melakukan koordinasi secara intens dengan Dispar Kota Banda Aceh untuk menyelesaikan penobatan ini hingga selesai.

“Alhamdulillah pada malam hari ini kita berhasil menyelesaikan kegiatan penobatan Agam Inong Duta Wisata Kota Banda Aceh 2020 dan terpilihlah Muhammad Akkral dan Fadhilaturrahmi sebagai Agam dan Inong Duta Wisata 2020,” ungkapnya.

Sementara itu, Inong Duwis Banda Aceh terpilih Fadhilaturrahmi mengaku memilik tanggungjawab yang lebih besar dalam memajukan pariwisata Kota Banda Aceh, apalagi dimasa pandemi yang menjadi sektor paling berdampak.

Ia memiliki target yang ingin ia capai dengan mengembangkan pariwisata yang ada di daerah dengan cara memaksimalkan pemanfaatan teknologi. Menurutnya, di era 4.0 sekarang ini teknologi merupakan satu hal yang dapat memikat seluruh kalangan terutama kalangan muda.

“Kita bisa melewati zoom, membuat kelas-kelas online tentang pariwisata, memperkenalkan pariwisata kepada masyarakat luas dan ini merupakan tanggung jawab dan target utama saya dimana setelah pandemi ini usai pariwisata yang ada di Kota Banda Aceh harus bangkit kembali,” tegasnya.

Agam Duwis Kota Banda Aceh terpilih Muhammad Akkral bertekad untuk terus mempromosikan pariwisata, dimulai dari media sosialnya.

“Walaupun itu hal kecil tapi akan bermanfaat dan akan berefek besar pada suatu saat.”tutup Akkral.

Rubrik:BANDA ACEH

Komentar

Loading...