Ketua Komisi A DPRK Banda Aceh:

Minta Walikota Cabut Izin Hotel Hermes Palace

FOTO | ISTIMEWAIr. M. Ali | Ketua Komisi A DPRK Banda Aceh
A A A

Kami meminta Pak Walikota Banda Aceh untuk segera mencabut izin Hotel Hermes Palace, karena kontes ratu waria itu melanggar syariat Islam,

Ir. M. Ali Ketua Komisi A DPRK Banda Aceh

BANDA ACEH - DPRK Banda Aceh meminta Walikota Banda Aceh agar mencabut izin Hotel Hermes. Pencabut izin ini terkait hotel berbintang 5 itu ketahuan telah menggelar kegiatan yang sudah melanggar syariat Islam.

Menurut Ketua Komisi A DPRK Banda Aceh M Ali, pesta atau pemilihan ratu waria yang digelar di Hotel Hermas pada Sabtu 16 Desember 2017 malam itu telah melanggar syariat Islam, peristiwa itu benar-benar mencoreng nama baik Kota Banda Aceh yang sedang menerapkan syariat Islam.

“Kami meminta Pak Walikota Banda Aceh untuk segera mencabut izin Hotel Hermes Palace, karena kontes ratu waria itu melanggar syariat Islam,” kata M. Ali, usai rapat Paripurna, Senin 18 Desember 2017.

Menurut politikus Nasdem itu, bila kontes waria atau kegiatan lain yang melanggar syariat Islam masih ditemukan di Banda Aceh, tentu tidak sesuai lagi dengan visi dan misi walikota dan wakil walikota Aminullah Usman-Zainal Arifin, yaitu kota gemilang dalam bingkai syariat Islam.

“Rugi saja kita berkampanye kota gemilang dalam bingkai syariat Islam tapi banyak kegiatan yang melanggar syariat Islam.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah warga Banda Aceh bersama Ormas Islam menggerebek Hotel Hermes, diduga di hotel itu sedang ada pesta dan pemilihan ratu waria yang berlangsung pada Sabtu 16 Desember 2017 malam.

Malam itu warga bersama Ormas menemukan para waria yang manyoritas menggunakan pakaian serba merah yang sedang menggelar pesta dan pemilihan ratu waria.

Rugi saja kita berkampanye kota gemilang dalam bingkai syariat Islam tapi banyak kegiatan yang melanggar syariat Islam
Editor:AK Jailani
Kode:47
Rubrik:Aceh

Komentar

Loading...