Walikota Banda Aceh Aminullah Usman,

Minta Dishub Informasikan Keadaan Lalulintas di Media

A A A

Kota Banda Aceh semakin hari semakin padat, sehingga berimbas kepada masalah lalu lintas yang harus terus dibenahi. Ke depan Dishubkominfo harus bisa menginformasikan keadaan lalu lintas kota melalui radio-radio secara rutin setiap harinya dari jam 6 pagi hingga jam 10 malam,

H. Aminullah Usman, SE, Ak, MM Walikota Banda Aceh

BANDA ACEH – Walikota Banda Aceh Aminullah Usman mengunjungi Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banda Aceh dan Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik, Jum'at (15/7/2017). Didampingi Sekda Kota Banda Aceh, Ir Bahagia DiplSE, ia disambut langsung oleh Kepala Dishub Banda Aceh, Muzakkir Tulot dan Plt Kadiskominfotik, Drs Iskandar.

Dalam kesempatan ini Aminullah Usman berdiskusi dengan pihak Dishubkominfo Banda Aceh serta meninjau sejumlah fasilitas kedua Dinas ini, seperti ruang control CCTV dan ruang server. Ia mengakui fasilitas atau peralatan yang dimiliki Dinas tersebut sudah sangat canggih, namun harus difungsikan lebih maksimal lagi dan efektif.

“Kota Banda Aceh semakin hari semakin padat, sehingga berimbas kepada masalah lalu lintas yang harus terus dibenahi. Ke depan Dishubkominfo harus bisa menginformasikan keadaan lalu lintas kota melalui radio-radio atau media online secara rutin setiap harinya dari jam 6 pagi hingga jam 10 malam,” ujarnya.

Aminullah mengharapkan Dishub dan Diskominfotik harus bekerja sama dengan dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banda Aceh. Hal tersebut bertujuan untuk mempromosikan tempat-tempat wisata di Banda Aceh, sehingga menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke kota ini.

“Untuk meningkatkan ekonomi PAD (Pendapatan Asli Daerah), kita akan genjot sektor pariwisata. Disbudpar berperan mempromosikan tempat wisata dan menyediakan informasi dengan deskripsi singkat dalam bahasa Indonesia dan Inggris bagi wisatawan tentang tempat wisata maupun cagar budaya yang ada di kota ini,” kata mantan Dirut Bank Bank Aceh tersebut.

Selain itu, Aminullah mengharapkan bidang kesenian dan kuliner khas Aceh juga harus gencar dipromosikan. Ke depan penampilan kesenian tradisional akan digelar di pasar-pasar. Selain bertujuan untuk menghibur warga dan melestarikan kesenian asli daerah, juga akan menarik minat dan meningkatkan daya beli masyarakat di pasar tersebut.

Sebelumnya, Aminullah sudah menginstruksikan Disbudpar dan Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Keindahan (DLHKK) untuk membenahi kebersihan di tempat-tempat wisata. “Kalau sudah bersih, kita tidak malu lagi mempromosikan ke luar.

Kepala Dishub Banda Aceh, Muzakkir Tulot mengatakan pihaknya saat ini sedang merancang aplikasi e-Parking. Aplikasi ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam membayar parkir kendaraan. Ia mengatakan program tersebut diusahakan terealisasi akhir 2017 ini.

“Dengan e-Parking masyarakat hanya perlu membayar 100 ribu per bulan untuk roda 2 dan 300 ribu untuk roda 4 yang langsung disetor ke Samsat. Jadi tidak perlu lagi ada kutipan-kutipan biaya parkir di lapangan,” tutupnya.

Penulis:Hfz
Editor:AK Jailani
Fotografer:Hfz
Kode:47
Rubrik:Aceh

Komentar

Loading...