Sabang Marine Festival

Menpar Buka SMF 2017

FOTO | ISTIMEWASabang Marine Festival 2017
A A A
Alhamdulillah dan Terima kasih kepada para pihak, Kemeterian Pariwisata, Pemko Sabang, Polres Sabang, Lanal dan lainnya, kususnya pihak Karantina, Bea Cukai, Imigrasi dan Syahbandar yang telah memberikan pelayanan terbaik dengan waktu yang sangat singkat dapat menyelesaikan izin masuk ke Sabang dalam rangka mendorong pencapaian target pemerintah untuk mendatangkan kapal wisata melalui Pelabuhan Sabang yang ditargetkan bisa masuk 200 kapal wisata yacht pada tahun ini,

SABANG - Menteri Parawisata Republik Indonesia Arif Yahya yang diwakili oleh Wakil Ketua Tim Percepatan Pembangunan Wisata Bahari, Asep Muhammad, secara resmi membuka pelaksanaan kegiatan Sabang Marine Festival 2017 di Arena Sabang Fair Sabang, Jum'at (21/4).

Pembukaan kegiatan promosi wisata ditandai dengan menabuh Rapa'i (Alat Musik Aceh-red) secara bersama Gubernur Aceh yang diwakili Assisten II Pemerintah Provinsi Aceh Drs. Syaiba Ibrahim, Asep Muhammad, Kepala BPKS Fauzi Husen, Kadis Budpar Provinsi Aceh Reza Pahlevi dan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTST) Provinsi Aceh Iskandar Zulkarnaen.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kapolda Aceh diwakili Dirpol Air Polda Aceh, Forkopimda Sabang serta para yachter dan para kepala SKPK Sabang serta masyarakat Kota Sabang.

Pembukaan Sabang Marine Festival ke III diawali dengan atraksi Drum Band anak sekolah dari SMP Negeri II Kota Sabang, dan ditutup dengan atraksi Para Motor yang terbang melayang mengitari Arena Sabang Fair tempat dibukanya Pembukaan Sabang Marine Festival.

Kepala BPKS Sabang Fauzi Husen dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan bahagia atas terlaksananya acara “Sabang Marine Festival ke-3 tahun 2017” dan telah berjalan sejak tanggal 19 April 2017 dan akan berlansung sampai 25 April 2017.

SMF III 2017 diawali dengan proses check in yang melibatkan pihak Karantina, Bea Cukai, Imigrasi dan Syahbandar dalam satu tim Pelayanan Satu Atap Badan Pengusahaan Kawasan Sabang.

"Alhamdulillah dan Terima kasih kepada para pihak, Kemeterian Pariwisata, Pemko Sabang, Polres Sabang, Lanal dan lainnya, kususnya pihak Karantina, Bea Cukai, Imigrasi dan Syahbandar yang telah memberikan pelayanan terbaik dengan waktu yang sangat singkat dapat menyelesaikan izin masuk ke Sabang dalam rangka mendorong pencapaian target pemerintah untuk mendatangkan kapal wisata melalui Pelabuhan Sabang yang ditargetkan bisa masuk 200 kapal wisata yacht pada tahun ini," kata Fauzi Husen.

Dirinya mengatakan, BPKS merencanakan acara SMF ini menjadi event tahunan promosi wisata bahari khususnya dengan telah ditunjukkannya Pelabuhan Sabang sebagai salah satu pintu masuk kapal wisata cruise dan yacht di Indonesia sesuai Peraturan Presiden No.105 tahun 2015.

Setelah dua kali pelaksanaan kegiatan tersebut, Fauzi mengaku bahwa SMF mampu menunjukkan perkembangan yang signifikan atas kunjungan kapal Cruise dan kapal wisata Yacht ke Sabang.

"Lebih 26 kapal Yacht dan masih ada beberapa dalam perjalanan menuju Sabang, ada lebih dari 10 kapal yacht lagi yg sudah daftar akan ikut SMF III. Jumlah ini meningkat signifikan dibanding tahun 2015," jelasnya.

Pada akhir tahun ini, 28 Nov – 5 Dec 2017 akan ada Sail Sabang yang saat puncak acara Sail Sabang, 2 Dec 2017 nanti ditargetkan bisa masuk lebih 100 kapal yacht ke Pelabuhan Sabang.

" Kita mengundang kembali Peserta SMF 3 ini untuk hadir meramaikan acara Sail Sabang 2017 yang akan di buka oleh Presiden RI," tutup Fauzi.

Gubernur Aceh dr. Zaini Abdullah dalam sambutannya mengatakan, Sabang Marine Festival tahun 2017 ini tidak hanya bertujuan untuk mempromosikan potensi wisata yang ada di kawasan Sabang ini. Lebih dari itu, kegiatan ini juga penting dalam rangka memupuk semangat perdamaian, memperkuat persaudaraan, serta menyalurkan hobi berpetualang bagi siapa saja yang tertarik dengan wisata bahari.

Mudah-mudahan semua rangkaian acara ini dapat memperkuat semangat kita untuk mempromosikan keindahan wisata Aceh serta menjadikan Sabang sebagai poros maritim nasional di ujung barat Indonesia.

" Kegiatan Marine Festival 2017 ini adalah salah satu langkah untuk mempromosikan Sabang di tingkat dunia. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menempatkan Aceh dalam peta destinasi pariwisata internasional, tapi juga menunjukkan kepada dunia bahwa Sabang adalah destinasi wisata paling aman, nyaman dan menarik untuk dikunjungi," kata Gubernur dalam sambutannya yang dibacakan oleh Assisten II Provinsi Aceh, Drs. Syaiba Ibrahim.

Gubernur juga berharap, Sabang Marine Festival mampun menginspirasi semua pihak agar saling bekerjasama untuk memajukan pariwisata Aceh.

"Saya perlu ingatkan, bahwa sesuai amanat Peraturan Pemerintah Nomor. 50 Tahun 2011 tentang Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Nasional tahun 2010 sampai 2025, Pulau Weh dan sekitarnya telah ditetapkan sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN)," ujarnya.

Sementara itu, Menteri Parawisata R.I Arif Yahya mengatakan, kegiatan SMF 2017 ini menjadi langkah baik untuk memperkenalkan potensi kelautan dan keindahan Sabang pada masyarakat internasional, dan dengan memperkenalkan “Marina Lhok Weng" sebagai salah satu destinasi wisata bahari.

"Diharapkan Sabang Marine Festival dapat memukau wisman menikmati salah satu keindahan destinasi di lndonesia. Di samping juga untuk menambah angka kunjungan wisatawan mancanegara di lndonesia, menjadikan Sabang sebagai destinasi tujuan wisata yacht dalam rangka meningkatkan devisa negara serta membuka lapangan kerja pada masyarakat pencari kerja sektor pariwisata," kata Menteri Parawisata

Memasuki kegiatan kali ketiga dilaksanakan, kegiatan ini sudah semakin di kenal dan dinanti oleh para Yachter dimanca Negara, dan hal itu terlihat dari meningkatnya jumlah yacht yang ikut serta dalam Sabang Marine Festival 2017 ini dibandingkan dengan tahun 2016 lalu.

Seperti diketahui, jumlah kunjungan wisatawan'ke Sabang semakin meningkat setiap tahunnya. Pada tahun 2015 jumlah kunjungan wisatawan mencapai 629.217 orang terdiri dari 623.635 wisatawan nusantara dan 5.582 wisatawan mancanegara. Tahun 2016 jumlahnya meningkat diharapkan meningkat 2 kali lipat. Demikian juga tahun 2017. Pada tahun ini peserta SMF yang hadir juga diharapkan naik secara signifikan. jika tahun 2015 jumlahnya: 7 8 YACHT, 2016: 16 yacht. Tahun 2017: telah terdaftar 41 yacht dan Cruise.

Kemudahan lain saat ini adalah, izin masuk kapal-kapal layar (Yacht) ke Sabang, dimana untuk masuk ke Sabang mereka hanya memerlukan izin dari QICP (Karantina, Imigrasi, Bea dan Cukai serta Syahbandar). Pelayanan QICP di Sabang dilaporkan sangat cepat. Begitu juga dengan kemudahan masuknya kapal pesiar (cruise), ini menunjukan kinerja luar biasa dan professional.

Editor:AK Jailani
Kode:47
Sumber:Release
Rubrik:Aceh

Komentar

Loading...