Jalan akses menuju Samar Kilang Kecamatan Syiah Utama, Kubupaten Bener Meriah lumpuh total akibat longsor dan pohon tumbang.“Mungkin kejadianya tadi malam, soalnya kemaren sore anggota saya pulang jalannya masih baik-baik saja," ungkapnya. Munurut Mustakim, longsor tersebut menimpa separuh badan jalan dengan panjang mencapai 17 meter, namun pohon-pohon dari atasnya tumbang dan menutup badan jalan sehingga jalan tersebut tidak dapat dilalui untuk saat ini.

Menkominfo Keluarkan Keputusan terkait Tracing dan Tracking Covid-19

ISTIMEWAMenteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI Johnny G. Plate
A A A

BANDA ACEH - Untuk memaksimalkan upaya Penanganan Corona, Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI Johnny G Plate mengluarkan Siaran Pers Tentang Keputusan Menteri Kominfo Nomor 159 Tahun 2020. Siaran pers Kepmen dengan No. 48/HM/KOMINFO/03/2020 dikeluarkan, Kamis, 26 Maret 2020.

Keputusan tersebut mengenai Upaya Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) Melalui Dukungan Sektor Pos dan Informatika.Inti dari keputusan tersebut antara lain; Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama dengan Kementerian Kesehatan, Kementerian BUMN, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan Operator Telekomunikasi berkoordinasi secara terpadu dalam upaya surveilans berupa tracing (penelusuran,tracking (pelacakan) dan fencing (pengurungan) Covid-19.

"Untuk itu pada hari ini, 26 Maret 2020 saya telah tandatangani dan diterbitkan Keputusan Menteri Kominfo No 159 Tahun 2020 tentang Upaya Penanganan Covid-19 melalui Dukungan Sektor Pos dan Informatika," ungkap Menteri Kominfo Johnny G. Plate.

Penyelenggaraan tracing, tracking dan fencing melalui infrastruktur, sistem dan aplikasi telekomunikasi ini untuk mendukung Surveilans Kesehatan, yang dilakukan sesuai dengan regulasi bidang kesehatan, kebencanaan, telekomunikasi, informatika, dan bidang terkait lainnya.

Penyelenggaraan surveilans terkait Covid-19 meliputi pengumpulan data, pengolahan data, analisis data, dan diseminasi sebagai suatu kesatuan yang tidak terpisahkan untuk menghasilkan informasi yang objektif, terukur, dapat di perbandingkan antar waktu, antar wilayah, dan antar kelompok masyarakat sebagai bahan pengambilan keputusan.

Ada yang menarik dari keputusan Kominfo ini yakni upaya terpadu Surveilans Covid-19 menggunakan aplikasi TRACETOGETHER yang dikembangkan oleh Operator Telekomunikasi dan akan terpasang pada smartphone dari Pasien Positif Covid- 19 untuk memberikan penanganan darurat apabila diperlukan oleh Pasien Positif Covid-19, dan dapat melakukan tracing, tracking dan fencing, serta dapat memberikan warning(peringatan) jika melewati lokasi isolasinya.

Poin lainnya dari keputusan ini adalah Aplikasi tracking akan menggunakan aplikasi yang dapat me-log pergerakan Pasien Positif Covid- 19 selama 14 hari ke belakang. Aplikasi juga dapat terhubung dengan operator seluler lainnya untuk menghasilkan visualisasi yang sama.

Berdasarkan hasil tracing dan tracking nomor di sekitar Pasien Positif Covid-19 yang terdeteksi akan diberikan warning untuk segera menjalankan protokol ODP (Orang Dalam Pemantauan).

Keputusan Menteri Kominfo tentang Upaya Penanganan Covid-19 melalui Dukungan Sektor Pos dan Informatika juga menetapkan hal-hal sebagai berikut:

Operator Telekomunikasi agar menyediakan layanan telekomunikasi dan internet dengan kapasitas dan kualitas layanan yang baik selama masa darurat Covid-19;

Penyediaan produk dan solusi yang mendukung kebijakan Presiden Republik Indonesia untuk bekerja dari rumah, belajar dari rumah, dan ibadah di rumah sesuai dengan kapasitas masing-masing Operator Telekomunikasi;

Operator telekomunikasi agar melakukan optimasi, operasional, pemeliharaan/perbaikan (operation and maintenance) jaringan telekomunikasi, termasuk Base Transceiver Station (BTS) beserta alat dan perangkat telekomunikasi lain dengan tetap mematuhi kebijakan Pemerintah terkait pembatasan interaksi dan menjaga jarak secara fisik (physical distancing);

Keputusan Menteri ini bersifat khusus, berlaku hanya untuk keadaan darurat wabah sampai dengan Pemerintah menyatakan keadaan kondusif dan keadaan darurat berakhir.

Dan terakhir, Pemerintah juga akan memonitor berkumpulnya orang atau warga di masa darurat dalam rangka jaga jarak aman (physical distancing) melalui data pergerakan smartphone baik melalui nomor HP atau Mobile Subscriber Integrated Services Digital Network Number (MSISDN).

"Berdasarkan data BTS, peringatan dapat diberikan melalui SMS blast," tulis Plate.

Menteri Kominfo Jonny Plate juga menegaskan, dalam menghadapi Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana Wabah Penyakit akibat Virus Corona, dirinya mengajak masyarakat untuk mematuhi semua arahan pemerintah dan protokol-protkol yang telah diterbitkan.

"Dan semua perkembangan dan petunjuk yang kami lakukan melalui sarana telekomunikasi dapat diphtuhi," ungkap Menteri Komunikasi dan Informatika RI Johnny G Plate dalam siaran persnya.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...