Mencicipi “Wine” di Kastil Kuno Italia

FOTO | KOMPAS.COMHamparan perkebunan anggur dan pohon zaitun yang mengelilingi Kastil Vicchiomaggio, Greve in Chianti, Tuscany, Italia.
A A A

Castello (kastil) Vicchiomaggio berdiri kokoh di sebuah puncak bukit di Greve in Chianti, sebuah wilayah di Provinsi Siena, Italia.

Di sekelilingnya membentang vineyard (perkebunan anggur) dan perkebunan zaitun.

Kastil itu diperkirakan berdiri antara abad 9 hingga 10 Masehi. Seperti banyak kastil lain di wilayah Tuscany, Castello Vicchiomaggio awalnya bangunan terbengkalai sebelum direvitalisasi.

Kini kastil tersebut menjadi salah satu daya tarik wisata di Greve in Chianti. Bangunan yang dibuat dari batu itu bukan lagi sebuah hunian, melainkan menjadi sebuah bed and breakfast (penginapan) mewah dan produsen wine Chianti yang terkenal.

Mencicipi Wine
Memasuki gerbang kastil, pengunjung disambut dengan tong wine berisi setumpuk cork atau gabus penutup botol wine. Tamu boleh mengambil gabus itu sebagai kenang-kenangan secara gratis.
Selain menginap, tamu kastil Vicchiomaggio juga bisa mengikuti wine tasting atau wine tour.

Ketika mengikuti wine tour tamu diajak berkeliling vineyard (kebun anggur), berkunjung ke tempat pengolahan dan penyimpanan wine, dan tentu saja mencicipi wine yang diproduksi.

Rombongan tamu juga bisa menikmati makan siang atau malam yang dihidangkan pihak kastil.
Sambil menikmati hidangan khas Tuscany, mereka mendengarkan penjelasan tentang wine yang disajikan pada jamuan makan tersebut. Ia menjelaskan tiga jenis wine, dari yang paling muda hingga yang paling lama disimpan.

Berdasarkan laman resminya, Castello Vicchimaggio juga sering menjadi tempat resepsi pernikahan.

Pemandangan alam yang indah serta penampilan klasik bangunannya bisa menciptakan kenangan yang indah bagi sang pengantin dan tamu-tamu mereka.

Peran Pemerintah
Kastil ini hanya satu dari sekian banyak bangunan kuno yang direvitalisasi di kawasan Tuscany.

Menurut pemandu wisata Helene Margarete Berg, revitalisasi itu merupakan program pemerintah setempat.

Warga boleh mendayagunakan kastil-kastil yang sudah ratusan tahun terbengkalai dan tidak jelas pemiliknya.

Pemerintah juga memberikan bantuan dana itu itu. Namun ada syarat dari pemerintah.

Pengelola harus merawat bangunan itu, menghidupkan kembali lahannya, dan membangkitkan ekonomi dan sosial penduduk di sekitarnya.

Berg menjelaskan, banyak warga sekitar, khususnya yang usia produktif, bekerja di kastil-kastil yang direvitalisasi.

"Dengan begitu perekonomian desa hidup. Anak-anak mudanya tidak pergi ke kota. Tanahnya pun menjadi produktif," kata Berg.

Dorongan dari pemerintah itu pun menghidupkan wisata Tuscany. Turis berdatangan untuk sekadar mencicipi cita rasa wine-nya yang kondang, menikmati bermalam di kastil tua, atau memulai hidup baru dengan pasangan.

Sumber:kompas.com
Rubrik:Travel

Komentar

Loading...