Peneliti

Menatap Layar Gadget Terlalu Lama, Anak Berisiko Terkena Diabetes

FOTO | ISTIMEWAIlustrasi
A A A
Hal ini sangat relevan, mengingat meningkatkan kasus diabetes tipe 2, awal munculnya risiko diabetes tipe 2, dan tren terbaru menunjukkan bahwa waktu menatap layar di masa kanak-kanak dan mungkin pola perilaiu yang berhubungan dengan layar di kemudian hari,

JIKA Anda menganggap diabetes sebagai penyakitnya orangtua, maka salah besar! Karena, diabetes sudah mulai meningkat di kalangan anak-anak. Penyebab diabetes tipe 2 pada anak-anak biasanya terdiri dari kebiasaan makan tidak sehat, kurangnya aktivitas fisik, riwayat keluarga, atau kondisi medis lainnya.

Sekarang, para ahli melalui penelitian, telah menambahkan masalah lain ke dalam daftar penyebab yang mungkin meningkatkan risiko diabetes pada anak.

Studi ini memperingatkan, anak-anak yang menghabiskan lebih dari 3 jam menatap smartphone, komputer atau TV, memiliki peningkatan risiko diabetes tipe 2. Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Archives of Disease in Childhood, menghubungkan peningkatan kadar lemak tubuh dan resistensi insulin pada anak-anak terhadap waktu menatap layar gadget.

Peneliti di Inggris menganalisis data 4.500 anak-anak dan menemukan, mereka yang menghabiskan waktu lebih banyak menatap layar gadget memiliki penanda biologis, di mana diketahui meningkatkan risiko diabetes tipe 2. Anak-anak juga ditanya tentang lamanya mereka menatap layar, termasuk TV, komputer dan konsol game.

Menurut Express UK, hanya 4 persen dari anak-anak mengatakan mereka tidak pernah menghabiskan waktu menatap layar. Sementara, hanya lebih dari sepertiga (37 persen) mengatakan mereka menghabiskan satu jam atau kurang menatap layar setiap harinya.

Lalu, 1 dari 5 (18 persen) anak-anak mengatakan mereka menghabiskan waktu lebih dari 3 jam menatap layar setiap haro. Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa seperlima dari anak laki-laki (22 persen) menghabiskan lebih dari 3 jam sehari menatap layar gadget.

Sedangkan anak perempuan hanya 14 persen menghabiskan jumlah waktu yang sama. "Hal ini sangat relevan, mengingat meningkatkan kasus diabetes tipe 2, awal munculnya risiko diabetes tipe 2, dan tren terbaru menunjukkan bahwa waktu menatap layar di masa kanak-kanak dan mungkin pola perilaiu yang berhubungan dengan layar di kemudian hari," jelas para peneliti.

Penelitian ini sebelumnya telah menunjukkan, orang dewasa yang lama menghabiskan waktu menatap layar gadget memiliki peningkatan risiko kenaikan berat dan diabetes tipe 2. Namun, hubungan serupa pada anak-anak masih diperlukan penelitian lebih lanjut.

Kode:47
Sumber:okezone.com
Rubrik:Kesehatan

Komentar

Loading...