Penyandang Disabilitas

Memilih di Rumpet

Yusri (36), penyandang disabilitas di Aceh Besar ikut menggunakan hak pilihnya di TPS Gampong Rumpet, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar
A A A

BANDA ACEH - Yusri (36), penyandang disabilitas di Aceh Besar ikut menggunakan hak pilihnya di TPS Gampong Rumpet, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, Rabu 15 Februari 2017.

Yusri merupakan salah satu penyandang disabilitas cacat kaki karena kaki kanannya harus diamputasi akibat kecelakaan yang menimpanya pada 2003 silam. Sehari-hari Yusri berprofesi sebagai pedagang kelontong di pasar Ulee Kareng, Banda Aceh.

Yusri mulai mendatangi TPS pada pukul 9:00 WIB dengan berjalan kaki dibantu tongkat dengan menempuh jarak 100 meter dari rumahnya tanpa ditemani oleh seorang sanak famili.

Meskipun memiliki keterbatasan Yusri mengaku, dirinya tetap ingin menggunakan hak pilih pada pilkada serentak tahun ini. Dirinya tidak pernah merasa minder dengan keadaannya tersebut.

Menurutnya, pemilihan adalah salah satu cara untuk menentukan pemimpin yang dapat membangun daerah, sebab itu setiap orang harus menentukan pilihannya di Pilkada ini, termasuk dia.

Ia juga berharap agar penyandang disabilitas lainnya juga harus menggunakan hak pilihnya di setiap pemilihan kepala daerah dan tidak perlu merasa rendah dengan keterbatasan mereka.

"Semua orang sama punya kekurangan, tidak ada yang sempurna di dunia ini," kata Yusri.

Namun di satu sisi, Yusri berharap agar pemerintah juga peduli terhadap penyandang disabilitas lainnya. Pemerintah menurut Yusri, seharusnya menyediakan fasilitas seperti kursi roda bagi penyandang disabilitas untuk dapat membantu mereka menuju lokasi pemilihan.

Dirinya beserta penyandang disabilitas lainnya telah mengajukan kepada pemerintah kabupaten Aceh Besar, namun hingga saat ini belum ada hasil.

"Seharusnya disediakan kursi roda bagi penyandang disabilitas lainnya. Ini bukan untuk Yusri sendiri, tapi kalau ada kursi roda, semua orang bisa memilih," kata Yusri.

Sumber:mediaaceh.co
Rubrik:Aceh

Komentar

Loading...